Fadia Arafiq Ngaku Bersama Gubernur Jateng Saat OTT KPK, Bantah Terima Uang

4 Maret 2026 16:16 4 Mar 2026 16:16

Thumbnail Fadia Arafiq Ngaku Bersama Gubernur Jateng Saat OTT KPK, Bantah Terima Uang

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq memakai rompi Oranye khas KPK, 4 Maret 2026. (Foto: Tangkapan layar Youtube KPK)

KETIK, PEKALONGAN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, mengaku tengah bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

‎Pernyataan itu disampaikan Fadia kepada wartawan di pelataran Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026. Mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK, ia menegaskan bahwa dirinya tidak membawa uang sepeser pun saat penangkapan dilakukan.‎

‎“Saat penangkapan, saya sedang bersama Pak Gubernur Jawa Tengah,” ujar Fadia.

‎Ia juga mengelak disebut terkena OTT dalam konteks menerima uang. “Jadi saya tidak OTT apa pun, dan barang serupiah pun, demi Allah nggak ada,” katanya.‎

‎Menurut Fadia, pertemuannya dengan Gubernur Jawa Tengah saat itu berkaitan dengan pembahasan ketidakhadirannya dalam agenda program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut komunikasi tersebut murni agenda koordinasi pemerintahan.

‎Fadia menambahkan, pihaknya akan segera berkomunikasi dengan kuasa hukum untuk menentukan langkah hukum selanjutnya atas kasus yang menimpanya.‎

‎Sebelumnya, KPK mengumumkan telah melakukan OTT pada Selasa dini hari, 3 Maret 2026 di Semarang. Dalam operasi tersebut, tim penyidik mengamankan sejumlah pihak, termasuk Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, ajudan, serta orang kepercayaannya.

‎Juru Bicara KPK dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa pihak-pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring OTT.‎

‎Sejumlah pengamat hukum menilai bantahan Fadia merupakan hak setiap warga negara sebelum adanya penetapan tersangka dan pembuktian di pengadilan. Namun demikian, publik tetap menunggu transparansi dan penjelasan resmi dari KPK terkait konstruksi perkara, termasuk ada atau tidaknya barang bukti berupa uang.

‎Hingga berita ini diturunkan, KPK belum memerinci nilai barang bukti yang diamankan maupun pihak lain yang turut terlibat dalam operasi tersebut.(*) 

Tombol Google News

Tags:

OTT KPK Fadia Arafiq Bupati Pekalongan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Korupsi Berita Pekalongan