KETIK, ACEH SINGKIL – Tim Safari Ramadan Pemerintah Aceh memberikan santunan kepada 300 anak yatim se-Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, pada Rabu malam, 4 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Baitussalamah, Desa Siti Ambia, Singkil.
Santunan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal, ST, MT, kepada Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Aceh Singkil, Edi Widodo.
Selain bantuan untuk anak yatim, tim Safari Ramadan Pemerintah Aceh juga menyerahkan bantuan berupa ambal atau karpet masjid, sajadah, serta uang tali asih kepada unsur Badan Kemakmuran Masjid (BKM), imam masjid, dan para geuchik atau kepala desa.
Dalam sambutannya, Pj Sekda Aceh Singkil Edi Widodo menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan tim Safari Ramadan Pemerintah Aceh di Kabupaten Aceh Singkil.
Ia mengatakan jumlah bantuan yang diberikan kepada anak yatim melebihi perkiraan awal.
“Sejatinya, saya mendapat informasi bantuan ini diperkirakan hanya sekitar 150 anak yatim. Namun alhamdulillah bertambah menjadi 300 anak. Ini merupakan berkah tersendiri bagi anak-anak kita di Kecamatan Singkil, terlebih setelah musibah banjir,” ujarnya.
Edi juga menjelaskan bahwa bantuan untuk anak yatim tersebut akan disalurkan melalui transfer ke rekening masing-masing penerima.
“Bantuan sebesar Rp1 juta untuk setiap anak yatim nantinya akan ditransfer melalui rekening,” katanya.
Ia berharap kehadiran tim Safari Ramadan Pemerintah Aceh membawa berkah bagi masyarakat setempat.
“Semoga para tamu kita dari Provinsi Aceh senantiasa mendapat limpahan berkah dan kesehatan di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah ini,” tuturnya.
Edi juga berpesan kepada para orang tua agar membimbing anak-anak mengisi Ramadan dengan kegiatan positif.
Ia mengajak orang tua untuk mengarahkan anak-anak agar memperbanyak membaca Al-Qur’an, melaksanakan ibadah malam, serta mengurangi penggunaan gawai.
Sementara itu, Ketua Tim Safari Ramadan Pemerintah Aceh, Abdullah Hasbullah, S.Ag., MSM, mengajak masyarakat Aceh Singkil untuk tetap sabar menghadapi ujian pascabanjir yang melanda daerah tersebut.
“Kita semua harus tetap sabar menghadapi ujian bencana yang menimpa daerah ini. Bencana merupakan ujian dari Allah SWT,” ujarnya. (*)
