KETIK, LEBAK – Plt Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak, Banten, Iwan Setiawan, memastikan pelaksanaan tradisi tahunan Seba Baduy akan kembali digelar pada 23 hingga 26 April 2026.
“Budaya Baduy atau Suku Baduy akan menggelar Seba Baduy pada tanggal 23 sampai 26 April 2026,” ujar Iwan Setiawan saat dikonfirmasi wartawan.
Ia menjelaskan, dalam rangkaian kegiatan tersebut, masyarakat adat Baduy akan berjalan kaki menuju Pendopo Kabupaten Lebak untuk bertemu dengan Bupati Lebak yang biasa disebut sebagai Bapak Gede. Selanjutnya, rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Pendopo Gubernur Banten.
“Nantinya, Suku Baduy akan mendatangi Pendopo Kabupaten Lebak untuk menemui Bapak Gede (Bupati), kemudian dilanjutkan ke Pendopo Gubernur Banten untuk menemui Bapak Gubernur Banten,” katanya.
Iwan mengungkapkan, jumlah masyarakat Baduy yang akan mengikuti prosesi sakral tersebut diperkirakan mencapai sekitar 2.000 orang. Kehadiran ribuan warga adat ini menjadi bagian penting dalam menjaga tradisi leluhur yang telah berlangsung secara turun-temurun.
“Perkiraan yang hadir dalam Seba Baduy sekitar 2.000 orang dari masyarakat Baduy,” ucapnya.
Menurutnya, Seba Baduy merupakan tradisi adat masyarakat Kanekes yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang diperoleh, sekaligus simbol penghormatan kepada pemerintah daerah.
“Seba merupakan tradisi masyarakat Kanekes atau Baduy yang dilaksanakan setiap tahun sebagai ungkapan rasa terima kasih atas hasil panen, sekaligus menyerahkan hasil panen kepada Bapak Gede,” jelasnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk turut menyaksikan secara langsung pelaksanaan Seba Baduy tahun ini sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya daerah.
“Mari kita saksikan Seba Baduy tahun 2026 dengan datang ke Pendopo Bupati Kabupaten Lebak,” pungkasnya (*).
