Sambut 100 Ribu Warga Nahdliyin, PHRI Kota Malang Siapkan Layanan Prima

Sambut Tamu Harlah 1 Abad NU, Hotel di Malang Siapkan Special Rate dan Voucher Gratis

24 Januari 2026 10:30 24 Jan 2026 10:30

Thumbnail Sambut 100 Ribu Warga Nahdliyin, PHRI Kota Malang Siapkan Layanan Prima

Ketua PHRI Kota Malang Agoes Basoeki menyatakan pihaknya siap menyambut Harlah 1 Abad NU. (Foto: Aliyah/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Malang dalam menyiapkan layanan dan fasilitas prima menyambut kedatangan massa dalam jumlah besar. Langkah ini dilakukan menjelang perhelatan akbar Harlah 1 Abad NU yang diprediksi akan menjadi pusat perhatian warga Nahdliyin se-Jawa Timur.

Kolaborasi ini bertujuan memastikan kesiapan akomodasi, pelayanan kuliner, hingga kenyamanan pengunjung, sekaligus memaksimalkan dampak ekonomi bagi sektor pariwisata dan perhotelan di Kota Malang.

Pada puncak peringatan Harlah 1 Abad NU yang dijadwalkan pada 7-8 Februari 2026, Kota Malang didapuk menjadi tuan rumah. Sebanyak 100 ribu warga Nahdliyin dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Timur diperkirakan hadir dengan mobilisasi sekitar 800 bus.

Menyikapi hal tersebut, Ketua PHRI Kota Malang, Agoes Basoeki, telah menyampaikan kepada pihak hotel agar mulai bersiap menerima tumpah ruahnya tamu dengan pelayanan terbaik dan pengalaman menginap yang berkesan.

Selain itu, Agoes Basoeki juga mengoordinasikan seluruh hotel di Malang untuk memberikan special rate (harga khusus) bagi para jamaah yang hadir dalam kegiatan Harlah 1 Abad NU.

"Persiapan hotel-hotel memang kita sudah sepakat kita akan memberikan pelayanan terbaik, disamping itu akan berikan special rate untuk tamu-tamunya, biasanya weekend akan beda akan kita beri special rate," ucap Agoes Basoeki.

Tak hanya itu, sejumlah hotel juga menyediakan voucer menginap gratis (1 kamar) bagi ketua rombongan yang mengoordinir kedatangan warga Nahdliyin dalam kegiatan tersebut.

"Kami berupaya untuk hotel yang mampu untuk memberikan free satu kamar, harapannya dia membawa tamu yang lain," ungkapnya.

Dalam hal ini, Agoes juga menekankan pentingnya memberikan layanan yang sesuai dengan kriteria tamu. Salah satunya dengan menginstruksikan pihak hotel untuk menyimpan sementara stok minuman beralkohol yang biasanya tersedia di area hotel demi menghormati tamu yang datang.

Langkah ini diprioritaskan terutama bagi hotel-hotel yang berada dekat dengan kawasan pusat kegiatan.

"Hotel juga harus paham tamu kita siapa, misal hotel di Kayutangan ada alkohol disimpan dulu karena yang datang para muslimin muslimah," ujar pria yang juga bergelar Sarjana Hukum ini.

Menghadapi kedatangan 100 ribu warga Nahdliyin dari puluhan daerah, PHRI Kota Malang memastikan terus bersinergi dengan aparat keamanan untuk menjaga situasi tetap kondusif.

"Kami dengan aparat dan pemkot bersinergi untuk berkolaborasi bagaimana membuat Kota Malang itu kondusif," tambahnya.

Melalui persiapan ini, PHRI Kota Malang berkomitmen menyambut para jamaah Harlah 1 Abad NU dengan pelayanan terbaik serta fasilitas yang memberikan kenyamanan maksimal. "Harapannya acara bisa berjalan lancar sukses sehingga Kota Malang bisa dikenang oleh tamu-tamu itu, karena ada berapa puluh kota se-Jawa Timur datang ke sini," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

PHRI Kota Malang harlah 1 Abad NU Hotel Malang Kota Malang 1 Abad NU NAHDLATUL ULAMA agoes basoeki