KETIK, TULUNGAGUNG – Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Al Azhaar Kedungwaru, Tulungagung, mencatat sejarah baru. Salah satu pengajarnya, Retnawati Firmansyah, resmi meraih gelar doktor pada usia 40 tahun setelah mempertahankan disertasinya dalam Ujian Promosi Doktor di Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung, Kamis, 15 Januari 2026.
Retnawati dikenal sebagai sosok yang lama mengabdi di lingkungan Al Azhaar. Sejak duduk di bangku SMP, ia telah bergabung sebagai santri untuk belajar mengaji. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, ia melanjutkan pengabdiannya sebagai guru di SMP Al Azhaar sekaligus mengemban amanah sebagai bendahara umum lembaga.
Perjalanan akademik Retnawati menjadi istimewa karena dijalani di tengah tantangan kehidupan. Di sela kesibukan mendidik dan mengelola lembaga, ia membesarkan tiga anak setelah ditinggal wafat oleh sang suami. Keteguhan dan ketekunannya mengantarkannya meraih gelar doktor di bidang pendidikan.
Dalam sidang terbuka yang berlangsung khidmat di Gedung Pascasarjana UIN SATU, Retnawati mempresentasikan disertasi berjudul “Strategi Public Relation dalam Meningkatkan Citra Lembaga Pendidikan Islam (Studi Multisitus di Madrasah Tsanawiyah 1 dan 6 Tulungagung)”. Sidang dipimpin oleh Prof. Dr. H. Akhyak, M.Ag., dengan Prof. Dr. Yatim Riyanto, M.Pd. sebagai penguji utama.
Melalui penelitiannya, Retnawati menegaskan bahwa strategi hubungan masyarakat atau public relation memiliki peran penting dalam membangun citra positif lembaga pendidikan Islam. Hasil kajian tersebut menghasilkan tiga temuan utama, yakni pentingnya transparansi informasi dan komunikasi aktif, peran kegiatan sosial dan keagamaan yang melibatkan masyarakat sekitar, serta pemanfaatan media digital secara terarah untuk meningkatkan reputasi madrasah di era modern.
Suasana sidang berlangsung penuh nuansa akademik sekaligus kekeluargaan. Retnawati mampu menjawab berbagai pertanyaan dari tim penguji dengan baik hingga dinyatakan layak menyandang gelar doktor. Saat ditanya rencana ke depan, ia menyampaikan keinginannya untuk mengembangkan keilmuan di bidang manajemen pendidikan dan bisnis.
Sidang promosi doktor tersebut turut dihadiri Pengasuh Pesantren Al Azhaar Kedungwaru, KH. Imam Mawardi Ridlwan, bersama Nyai Farida Dyah Nurhana, jajaran Dewan Syuro LPI Al Azhaar, para guru Al Isyroq Bangoan, guru Al Azhaar Kedungwaru, serta rekan-rekan mahasiswa program doktoral. Kehadiran kedua orang tua dan putra-putri Retnawati menambah suasana haru dan hangat.
Pengasuh Pesantren Al Azhaar, KH. Imam Mawardi Ridlwan, menyampaikan bahwa capaian akademik tersebut merupakan buah dari kerja keras, kesungguhan, dan bakti kepada orang tua. “Semoga Retnawati dapat menjaga ilmunya dan mengamalkannya, sekaligus menerapkannya dalam dunia dakwah dan pendidikan,” ujarnya.
Diraihnya gelar doktor oleh Retnawati Firmansyah menjadi prestasi akademik sekaligus membuka lembaran sejarah baru bagi LPI Al Azhaar Tulungagung. Kehadiran tenaga pendidik bergelar doktor diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan serta menjadi inspirasi bagi civitas akademika dan masyarakat luas untuk terus menegakkan nilai keilmuan, dakwah, dan pengabdian.
