KETIK, LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak terus menunjukkan komitmennya dalam menangani dampak bencana banjir bandang yang terjadi pada tahun 2020 lalu.
Saat ini, Pemkab Lebak tengah melakukan proses pematangan lahan sebagai tahap awal pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak di Kecamatan Lebakgedong.
Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, mengatakan bahwa pematangan lahan (land development) tersebut merupakan bagian penting dalam upaya pemerintah daerah untuk menyediakan solusi jangka panjang bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam.
“Saat ini Pemerintah Kabupaten Lebak sedang berproses melakukan pematangan lahan untuk pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Lebakgedong. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan solusi jangka panjang,” ujar Amir Hamzah saat dihubungi Ketik.com, Selasa, 20 Januari 2026.
Ia menjelaskan, pematangan lahan dilakukan untuk memastikan lokasi pembangunan huntap benar-benar aman, layak huni, serta sesuai dengan peruntukan tata ruang.
"Tahapan ini menjadi dasar penting sebelum pembangunan fisik hunian dimulai agar masyarakat nantinya dapat tinggal dengan aman dan nyaman,"jelasnya
Menurut Amir Hamzah, Pemkab Lebak menargetkan proses pematangan lahan tersebut dapat diselesaikan secepatnya.
Ia pun berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan lancar sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
“Pemerintah daerah berharap masyarakat korban banjir bandang dapat segera menempati hunian tetap yang lebih aman dan nyaman. Dengan begitu, mereka bisa memulai kembali kehidupan secara lebih baik dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)
