Ngeri! Jalur Klemuk Kota Batu Rawan Rem Blong, Relawan Minta Tambahan Jalur Penyelamat Sebelum Lebaran 2026

12 Maret 2026 14:31 12 Mar 2026 14:31

Thumbnail Ngeri! Jalur Klemuk Kota Batu Rawan Rem Blong, Relawan Minta Tambahan Jalur Penyelamat Sebelum Lebaran 2026

Satu-satunya jalur penyelamat yang ada di kawasan Klemuk atau Jalan Rajekwesi, Kota Batu. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Mendekati libur panjang Lebaran 2026, relawan Jalur Klemuk berharap rencana penambahan jalur penyelamat di kawasan Klemuk atau Jalan Rajekwesi, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu, dapat segera direalisasikan.

Penambahan fasilitas keselamatan tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi potensi kecelakaan, khususnya kendaraan yang mengalami rem blong saat melintasi jalur menurun tersebut.

Relawan Jalur Klemuk, Suliyanton, mengatakan hingga saat ini di jalur tersebut baru tersedia satu jalur penyelamat yang difungsikan untuk menghentikan kendaraan yang mengalami gangguan pengereman.

Sementara rencana penambahan jalur penyelamat tambahan masih ditahap pengkajian dan belum terealisasi hingga saat ini.

Menurutnya, kondisi fasilitas keselamatan yang ada juga masih perlu perhatian, terutama terkait ketersediaan pasir di jalur penyelamat yang berfungsi untuk memperlambat laju kendaraan.

“Untuk saat ini jalur penyelamat yang tersedia baru satu, bahkan kondisi pasirnya juga mulai berkurang. Padahal pasir tersebut sangat penting untuk membantu menghambat kendaraan yang mengalami rem blong,” ujarnya, Kamis, 12 Maret 2026.

Ia menjelaskan, berdasarkan pengalaman di lapangan, kendaraan yang paling sering mengalami rem blong di jalur tersebut justru kendaraan roda dua, terutama sepeda motor jenis matik.

“Dari pengalaman yang kami temui di lapangan, kasus rem blong justru lebih sering dialami kendaraan roda dua, khususnya motor matik. Jadi bukan kendaraan roda empat yang paling sering mengalami masalah tersebut,” jelas Ajunk, sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pihak relawan sebelumnya telah mengusulkan penambahan satu hingga dua jalur penyelamat tambahan melalui alokasi anggaran di tingkat kelurahan.

“Kami sempat mengajukan melalui kelurahan agar sebagian anggaran, sekitar Rp150 juta, dialokasikan untuk pembangunan satu atau dua jalur penyelamat tambahan. Pada awal pembahasan rencana tersebut sudah hampir 90 persen disepakati, namun pada tahap akhir belum dapat direalisasikan,” ungkapnya.

Meski demikian, Ajunk berharap peningkatan fasilitas keselamatan di Jalur Klemuk tetap menjadi perhatian bersama. Terlebih jalur tersebut kerap dilalui masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu.

“Harapannya tahun ini tidak terjadi kejadian seperti tahun-tahun sebelumnya. Kami berharap penambahan jalur penyelamat dapat segera direalisasikan agar keselamatan pengguna jalan di Jalur Klemuk semakin terjamin,” pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Jalur Klemuk Kota Batu Relawan Klemuk Lebaran 2026 Kawasan Rawan Kecelakaan