Mudik Naik Sepeda Motor, Ini 5 Tips Aman Berkendara dari Instruktur Safety Riding Honda

18 Maret 2026 01:00 18 Mar 2026 01:00

Thumbnail Mudik Naik Sepeda Motor, Ini 5 Tips Aman Berkendara dari Instruktur Safety Riding Honda

Mudik dengan sepeda motor memerlukan perhatian ekstra untuk meminimalisir risiko dn tetap selamat. (Foto: Wahana Honda Motor)

KETIK, JAKARTA – Libur Lebaran kerap dimanfaatkan sebagian besar masyarakat Indonesia untuk mudik dan bersilaturahmi dengan kerabat di kampung halaman.

Sepeda motor masih menjadi salah satu sarana favorit untuk pulang kampung karena dinilai praktis dan ekonomis.

Namun, risiko mudik menggunakan sepeda motor cukup tinggi sehingga membutuhkan perhatian ekstra terhadap aspek keselamatan.

Instruktur safety riding Honda, Agus Sani, mengatakan, perjalanan mudik dengan sepeda motor membutuhkan kesiapan matang, baik dari sisi kendaraan maupun kondisi fisik pengendara.

“Perjalanan mudik dengan sepeda motor membutuhkan kesiapan matang, baik dari sisi kendaraan maupun pengendaranya. Kami mengimbau pemudik untuk selalu fokus saat berkendara dan tidak terburu-buru di jalan. Dengan menerapkan prinsip berkendara aman, perjalanan mudik bisa berlangsung lebih nyaman dan selamat sampai tujuan,” ujarnya.

Menurut Agus Sani, ada lima hal yang perlu diperhatikan sebelum dan saat mudik menggunakan sepeda motor.

Pertama, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima.

Sebelum berangkat, pengendara disarankan melakukan pemeriksaan menyeluruh di bengkel resmi, mulai dari kondisi mesin, sistem pengereman, lampu, rantai, hingga tekanan ban. Penggantian oli juga perlu dilakukan jika kondisinya sudah tidak optimal.

Kedua, menentukan rute perjalanan yang tepat.

Pemudik disarankan melakukan riset rute untuk menghindari kemacetan di jalur utama. Pemanfaatan aplikasi navigasi digital atau informasi lalu lintas terkini dapat membantu memilih jalur yang lebih aman dan nyaman.

Ketiga, beristirahat secara berkala.

Pengendara sebaiknya beristirahat setiap dua hingga tiga jam sekali untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima. Istirahat dapat membantu memulihkan konsentrasi serta mengurangi risiko kelelahan saat berkendara.

Keempat, tidak membawa barang berlebihan.

Barang bawaan yang terlalu banyak dapat memengaruhi keseimbangan sepeda motor. Karena itu, barang sebaiknya disusun rapi dan tidak melebihi kapasitas yang dianjurkan.

Kelima, berboncengan maksimal dua orang.

Sepeda motor dirancang untuk membawa satu pengendara dan satu penumpang. Membawa lebih dari dua orang berpotensi mengganggu keseimbangan kendaraan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Agus menegaskan, lima tips tersebut merupakan langkah dasar yang penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan selama perjalanan mudik.

“Dengan memastikan kondisi kendaraan, memilih rute yang tepat, mengatur waktu istirahat, serta memperhatikan beban kendaraan dan jumlah penumpang, kami berharap para pemudik dapat menikmati perjalanan dengan aman hingga tiba di kampung halaman,” tutupnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Mudik Lebaran Tips Safety Riding tips mudik lebaran Agus Sani