KETIK, SURABAYA – Sistem pengereman pada sepeda motor merupakan salah satu komponen vital untuk mendukung keselamatan di jalan. Maka dari itu, melakukan perawatan berkala menjadi hal yang wajib dilakukan.
Melansir laman AHM, cara merawat kampas rem untuk sepeda motor harus diperhatikan jenisnya, yaitu tromol dan cakram.
Sistem kampas rem tromol biasanya diaplikasikan di roda belakang sepeda motor, khususnya yang memiliki mesin kecil, di bawah 150 cc. Cara paling umum dengan mendengarkan suara berdecit.
Kemudian, ketika tuas rem ditekan terasa lebih dalam atau kurang pakem. Selain itu, perhatikan pula performa pengereman. Terutama saat kampas rem kurang dari 2-3 mm.
Lalu cara perawatan untuk kampas rem cakram, bisa langsung melihat tebal, tipisnya kampas di dalam cakram. Apabila kampas terlihat sudah aus, maka ada baiknya segera menggantinya sebelum dipergunakan.
Jenis kampas rem cakram ini umumnya digunakan sepeda motor bagian roda depan, walaupun saat ini sudah banyak sepeda motor yang menggunakan kampas rem cakram depan, belakang.
Kampas rem cakram ini digunakan untuk sepeda motor bermesin 150 cc ke atas.
Selain itu, menurut seorang teknisi sepeda motor, Yudha Kurnia, selain melakukan pengecekan kampas rem. Faktor keselamatan lainnya, seperti rutin melihat kondisi ban hingga rutin mengganti oli bisa membuat umur sepeda motor lebih panjang.
"Jangan lupa juga cek lampu depan, belakang juga sebelum sepeda motor digunakan," katanya
Dengan memastikan kondisi sepeda motor tetap prima, maka membuat perjalanan semakin aman dan nyaman. (*)
