KETIK, SAMPANG – Sejumlah mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sampang menilai Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Sampang, Ratna Nur Handayani, kurang serius dan tidak kooperatif dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Penilaian tersebut disampaikan oleh beberapa mitra SPPG yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program di daerah tersebut. Mereka menilai koordinasi yang dilakukan Korwil SPPG Sampang belum optimal sehingga dinilai menghambat kelancaran pelaksanaan program.
Salah satu mitra SPPG di Kabupaten Sampang yang meminta identitasnya disamarkan dengan inisial MM mengatakan, Ratna dinilai kurang aktif dalam memfasilitasi kebutuhan mitra, khususnya terkait pengurusan dokumen Sanitasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
“Dalam proses pengurusan SLHS, kami merasa kurang difasilitasi. Bahkan terkadang terjadi tarik ulur dalam prosesnya,” ujar MM kepada media ini. Jumat, 13 Maret 2026.
Selain itu, para mitra juga mengaku kesulitan memperoleh klarifikasi dari Ratna Nur Handayani terkait berbagai persoalan yang muncul di lapangan.
Para mitra berharap pihak terkait dapat meningkatkan koordinasi dan komunikasi serta proaktif agar pelaksanaan program MBG di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur dapat berjalan lebih optimal sesuai dengan tujuan pemerintah.
Jurnalis Ketik.com telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Ratna Nur Handayani, selaku Korwil SPPG Sampang melalui telepon dan pesan WhatsApp, meskipun nomor tersebut dalam keadaan aktif. Namun hingga berita ini dimuat, Ratna enggan dikonfirmasi. (*)
