KETIK, SURABAYA – Terletak tepat di sebelah Barat Pasar Menganti, sebuah aroma harum pandan dan gurihnya kelapa parut senantiasa menyambut siapa saja yang melintas di Jalan Raya Alun-Alun Menganti.
Di sanalah berdiri Warung Klepon dan Gempo Devi, destinasi kuliner tradisional yang kini telah bertransformasi menjadi ikon jajanan legendaris di wilayah Gresik dan sekitarnya.
Perjalanan panjang usaha ini bukanlah hasil instan yang diraih dalam semalam. Dimulai sejak tahun 2001, Bu Devi, sapaan akrabnya, merintis usahanya dengan satu kunci utama yang sangat sederhana namun sulit dijaga konsistensi.
Selama lebih dari dua dekade, di tengah gempuran tren jajanan modern dan dessert kekinian yang silih berganti, warung ini berhasil mempertahankan reputasinya melalui kualitas rasa yang sangat autentik.
Bagi para pelanggan setia, Warung Klepon dan Gempo Devi bukan sekedar tempat untuk membeli cemilan pengganjal perut, melainkan ruang nostalgia yang membawa kembali ke rasa masa kecil.
Dua kotak berisi Klepon dan Gempo siap disajikan kepada pembeli di gerai Klepon dan Gempo Devi di Jalan Raya Alun-Alun Menganti, Gresik, pada 11 Februari 2026. (Foto: Ismy Dahlia Handayani / ketik.com)
Siti Aminah (45), salah satu pelanggan yang rela mengantre pagi itu. "Saya sudah langganan di sini sejak anak saya masih kecil. Rasanya tidak pernah berubah sedikit pun dari dulu sampai sekarang. Kleponnya itu lho, pas digigit gula merahnya benar-benar 'meledak' di mulut. Harganya juga sangat merakyat, jadi tidak heran kalau antreannya selalu ramai," ujar Siti dengan antusias di sela menunggu pesanannya disiapkan.
Klepon Devi memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan warung jajanan pasar pada umumnya. Keistimewaannya terletak pada konsep penyajian yang selalu dibuat secara dadakan. Bu Devi dan timnya tidak pernah menyimpan jajanan yang sudah jadi terlalu lama di dalam etalase.
Sebaliknya, setiap butir klepon diproses langsung di tempat untuk memastikan tetap hangat dan terjaga kesegarannya saat sampai ke tangan pembeli.
Proses pembuatan yang dilakukan secara terbuka ini juga menjadi daya tarik visual tersendiri. Para pembeli dapat menyaksikan secara langsung jemari terampil para pekerja saat membentuk adonan hijau dari sari daun pandan menjadi bulat, mengisinya dengan sisiran gula merah pilihan hingga menggulingkannya di atas hamparan parutan kelapa segar yang melimpah.
Aroma yang menyeruak dari panci pengukus menjadi promosi alami yang menggoda selera siapapun yang melintas di depannya.
Eksistensi warung ini diakui secara nyata melalui angka penjualannya yang cukup fantastis untuk ukuran UMKM kuliner tradisional. Dalam satu hari, warung ini mampu menjual hingga Angka ini menunjukkan betapa tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas produk Bu Devi.
Ia mengungkapkan bahwa pembeli yang datang biasanya tidak hanya membeli satu atau dua kotak untuk diri sendiri.
"Alhamdulillah, sehari bisa keluar hampir 1.500 kotak. Karena pembeli di sini rata-rata memang sudah langganan, jadi satu orang itu tidak cuma beli sedikit. Ada yang borong sampai 40 kotak lebih, biasanya mereka gunakan untuk konsumsi acara hajatan, arisan atau memang sengaja dibagikan lagi ke tetangga dan kerabat sebagai oleh-oleh," ucap dia penuh syukur.
Seorang pembeli menunggu pesanan di depan etalase gerai Klepon dan Gempo Devi yang terletak di Jalan Raya Alun-Alun Menganti, Gresik, pada11 Februari 2026. (Foto: Ismy Dahlia Handayani / ketik.com)
Menariknya, meski sudah menyandang status sebagai kuliner legendaris dengan omzet besar, harga yang dipatok tetap sangat terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.
Satu kotak jajanan dibanderol dengan harga berkisar antara Rp10.000 hingga Rp11.000 saja. Komitmen untuk mempertahankan harga murah inilah yang membuat pelanggan dari berbagai latar belakang tetap setia kembali lagi.
Bagi Anda yang ingin merasakan sendiri sensasi "ledakan" gula merah yang autentik, Warung Klepon dan Gempo Devi siap melayani setiap hari.
Warung ini mulai beroperasi sejak pukul 06.00 WIB hingga 19.30 WIB. Mengingat jumlah pembeli yang sering membludak terutama pada jam berangkat kerja atau akhir pekan, pastikan datang lebih awal agar tidak kehabisan stok dan nikmati selagi hangat. (*)
