Wagub Emil Hadiri Groundbreaking PT Geabh, Investasi Rp5,4 Triliun Dorong Hilirisasi Industri Kimia Jatim

9 April 2026 17:16 9 Apr 2026 17:16

Dina Elwarda, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Wagub Emil Hadiri Groundbreaking PT Geabh, Investasi Rp5,4 Triliun Dorong Hilirisasi Industri Kimia Jatim

Emil Elestianto Dardak menghadiri groundbreaking pembangunan pabrik PT Geabh Joint Technology di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Kabupaten Gresik pada Rabu 8 April 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menilai pembangunan pabrik PT Geabh Joint Technology di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Kabupaten Gresik, sebagai langkah penting dalam memperkuat hilirisasi industri kimia dan meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

Hal itu disampaikan Emil usai menghadiri groundbreaking proyek tersebut pada Rabu 8 April 2026. Ia menegaskan, investasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal penguatan rantai industri kimia yang terintegrasi dan bernilai tambah.

“Groundbreaking ini menandai penguatan ekosistem industri kimia yang lebih terintegrasi, efisien, dan berdaya saing,” ujar Emil, Rabu, 8 April 2026.

Proyek Phase I of the 120,000 TPA Melamine Industrial Chain Project memiliki nilai investasi sekitar USD 600 juta atau setara Rp5,4 triliun, dengan target beroperasi pada kuartal II tahun 2027.

Pada tahap awal, kapasitas produksi meliputi 800 ton amonia per hari, 200 ton melamin per hari, dan 1.500 ton urea per hari sebagai bahan baku penting berbagai industri.

Emil menjelaskan, proyek ini merupakan hasil kerja sama investor global dengan komposisi 80 persen Sichuan Golden Elephant, 10 persen AICA Asia Pacific, dan 10 persen Aaronstone Chemtech. Hal ini menunjukkan tingginya kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Jawa Timur.

Keunggulan proyek juga didukung lokasi di KEK JIIPE yang terintegrasi dengan kawasan industri dan pelabuhan, sehingga meningkatkan efisiensi logistik serta memperkuat rantai pasok nasional dan global.

Dari sisi teknologi, pabrik ini menggunakan proses generasi terbaru yang hemat energi, memenuhi standar keselamatan, dan mendukung industri ramah lingkungan. Ke depan, pengembangannya berpotensi mencakup produksi bahan baterai lithium hingga Sustainable Aviation Fuel (SAF).

“Investasi ini tidak hanya memenuhi kebutuhan industri saat ini, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan industri masa depan,” jelasnya.

Selain memperkuat sektor industri, proyek ini diperkirakan membuka sekitar 1.000 lapangan kerja dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya di Gresik dan sekitarnya.

Emil menambahkan, ekonomi Jawa Timur pada 2025 tumbuh 5,33 persen, melampaui rata-rata nasional, dengan sektor industri pengolahan berkontribusi sekitar 31,64 persen terhadap PDRB.

Sementara realisasi investasi mencapai Rp145,1 triliun, yang semakin menegaskan posisi Jawa Timur sebagai tujuan utama investasi di Indonesia.

“Kami terus mendorong sinergi antara pemerintah dan dunia usaha agar investasi berjalan optimal, inklusif, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur optimistis kehadiran investasi ini akan memperkuat posisi Jawa Timur sebagai pusat industri kimia terintegrasi sekaligus memperluas peran dalam rantai pasok global.

Turut hadir pula dalam kegiatan ini Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Gresik, perwakilan Pemerintah Kota MESHAN Mr. Wang Binbao, Plt. Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Kemenko Perekonomian RI Dida Gardera.

Lalu, Sekjen Dewas KEK Rizal Edwin Manansang, Staf Ahli Menteri ESDM RI Jisman P. Hutajulu, perwakilan Sichuan Golden Elephant Sincerity Chemical Co. Ltd Mr. Lei Lin, GM of AICA Asia Pacific Holding Pte. Ltd Mr. Lee Kin Seng, perwakilan Aaronstone Chemtech Investment Holding Pte. Ltd Mr. Arthur Sim, Founder AKR Group Soegianto Adikoesoemo, CEO AKR Group Haryanto Adikoesoemo, President Director PT BKMS KEK Gresik Bambang Soetiono, serta para Kepala OPD Provinsi Jawa Timur terkait. (*)

Tombol Google News

Tags:

Groundbreaking Wagub Emil Dardak PT Geabh gresik