Lapas Mojokerto Gelar Aksi Bersih-Bersih Fasilitas Umum Sambut Ramadan 1447 H

16 Februari 2026 22:35 16 Feb 2026 22:35

Thumbnail Lapas Mojokerto Gelar Aksi Bersih-Bersih Fasilitas Umum Sambut Ramadan 1447 H

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto menggelar aksi "Pemasyarakatan Bersih-Bersih" di sejumlah fasilitas umum. (Foto: Humas Lapas Mojokerto)

KETIK, MOJOKERTO – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto menggelar aksi "Pemasyarakatan Bersih-Bersih" di sejumlah fasilitas umum. Agenda ini merupakan bagian dari gerakan serentak nasional sebagai wujud kepedulian dan bakti jajaran pemasyarakatan kepada masyarakat.

Aksi sosial ini menyasar tempat ibadah, pemakaman umum, hingga area publik lainnya. Dalam pelaksanaannya, petugas Lapas bahu-membahu bersama para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melakukan penataan lingkungan dan perbaikan fasilitas.

Di wilayah Kabupaten Mojokerto, kegiatan dipusatkan pada Masjid Khoirul Amaliyah, Dusun Belik, Desa Bendung. Di sana, tim melakukan renovasi berupa pengecatan ulang agar rumah ibadah tersebut lebih representatif dan nyaman bagi jamaah selama bulan puasa.

Jajaran petugas bersama warga binaan turut menyasar area jogging track di sepanjang bantaran Sungai Brantas. Di sana, mereka bergotong royong membersihkan sampah serta merapikan lingkungan agar fasilitas olahraga tersebut tetap terjaga kebersihan dan keamanannya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat pembinaan yang menanamkan nilai kepedulian sosial dan tanggung jawab kepada warga binaan. WBP didorong untuk berkontribusi positif sehingga memiliki rasa tanggung jawab sosial meski sedang menjalani masa pidana.

Kalapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa aksi ini adalah bukti nyata kehadiran pemasyarakatan di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar,” ujarnya, Senin, 16 Februari 2026.

Rudi menambahkan bahwa keterlibatan warga binaan dalam kegiatan sosial sangat krusial bagi kesiapan mereka kembali ke masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini menumbuhkan rasa tanggung jawab, kepedulian, dan kesiapan warga binaan untuk kembali menjadi bagian dari masyarakat,” lanjutnya.

Langkah Lapas Mojokerto ini mendapat sambutan hangat. Pengurus Masjid Khoirul Amaliyah menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan dukungan dari jajaran pemasyarakatan. Masjid menjadi lebih bersih dan indah sehingga jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman menjelang Ramadhan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Pemasyarakatan Bersih-Bersih yang dilaksanakan serentak secara nasional di Indonesia, Lapas Mojokerto menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan berbasis kemasyarakatan sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara pemasyarakatan dan masyarakat. 

Kegiatan ini diharapkan membawa manfaat nyata serta menjadi momentum menyambut Ramadan dengan lingkungan yang bersih, rapi, dan penuh kebersamaan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Mojokerto lapas mojokerto ramadan 1447 Ramadan Warga Binaan Lapas