BREAKING NEWS! Kereta Kelinci Rombongan Halalbihalal Terguling di Mojokerto, 1 Tewas

28 Maret 2026 14:34 28 Mar 2026 14:34

Thumbnail BREAKING NEWS! Kereta Kelinci Rombongan Halalbihalal Terguling di Mojokerto, 1 Tewas

Kereta kelinci terguling di turunan tajam Desa Jatidukuh Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto, Sabtu, 28 Maret 2026. (Foto: Sholahudin/ketik.com)

KETIK, MOJOKERTO – Sebuah sepur kelinci atau kereta kelinci yang mengangkut rombongan halalbihalal terguling di Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Sabtu, 28 Maret 2026. Insiden tragis yang dipicu akibat kendaraan gagal menanjak tersebut menyebabkan satu orang penumpang tewas di lokasi kejadian.

Kereta kelinci dengan nomor polisi S 8185 PA itu membawa sekitar 20 penumpang yang terdiri dari ibu-ibu dan anak-anak. Para penumpang dewasa diketahui merupakan karyawan pabrik wadah telur di Desa Kebonagung, Kecamatan Puri. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rombongan tersebut hendak melaksanakan tradisi unjung-unjung atau halalbihalal pasca-Lebaran.

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat kendaraan berusaha melewati tanjakan curam di jalan Dusun Jati, Desa Jatidukuh. Diduga karena tidak kuat menanjak, kendaraan tersebut meluncur mundur tak terkendali.

Kereta kelinci yang dikemudikan oleh Sariono (53), warga Desa Sumbergirang, Puri, sempat menabrak gapura sebelum akhirnya terguling. Laju kendaraan baru terhenti setelah menghantam tiang listrik hingga roboh.

"Sepertinya tidak paham medan, ada petunjuk arah harusnya lewat arah ke kanan, tapi ini ke atas terus," kata Aji, warga setempat.

Benturan keras tersebut mengakibatkan satu penumpang bernama Sulimah, warga Desa Mlaten, Puri, meninggal dunia di tempat. Selain korban jiwa, belasan penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Foto salah satu korban luka kecelakaan sepur kelinci di desa jatidukuh kecamatan gondang kabupaten mojokerto (foto : sholahudin/ ketik.com)Salah satu korban luka kecelakaan kereta kelinci di Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Sabtu, 28 Maret 2026. (Foto: Sholahudin/ ketik.com)

Sebanyak 22 korban (termasuk korban meninggal) telah dievakuasi ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat. Rinciannya; RS Sumberglagah, Pacet, 11 korban (termasuk 1 korban meninggal); Puskesmas Gondang, 10 korban; RSUD Prof. dr. Soekandar, Mojosari, 1 korban.

"Satu yang meninggal, yang luka banyak," imbuh Aji.

Kasatlantas Polres Mojokerto, AKP Yogie Pratama, menjelaskan bahwa berdasarkan kronologi awal, kendaraan melaju dari arah timur ke barat melewati tanjakan yang cukup terjal.

"Namun dikarenakan mungkin beban yang terlalu berat sehingga kendaraan ini tidak kuat nanjak," jelasnya saat ditemui di Puskesmas Gondang.

Kendaraan diduga meluncur mundur tanpa pengereman yang memadai. Saat insiden terjadi, korban meninggal diduga terlempar dari kendaraan hingga tubuhnya ditemukan di tepi sungai di sekitar lokasi kejadian. 

"Untuk sopir dirawat di RS Sumberglagah," tandas AKP Yogie.(*)

Tombol Google News

Tags:

Mojokerto Kabupaten Mojokerto kecelakaan kereta kelinci Kereta Kelinci