Kualitas Layanan Puskesmas Jatirokeh Songgom Tuai Pujian, Warga: Profesional dan Humanis ‎

10 Maret 2026 13:43 10 Mar 2026 13:43

Thumbnail Kualitas Layanan Puskesmas Jatirokeh Songgom Tuai Pujian, Warga: Profesional dan Humanis ‎

Cipto Sudrajat Skep., Ns., MKS. Kepala Puskesmas Jatirokeh. (Foto: Makroni/Ketik.com)

KETIK, BREBES – Upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan mulai dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat.

Puskesmas Jatirokeh di Kecamatan Songgom, Brebes, yang kini dilengkapi fasilitas rawat inap dan peralatan modern, mendapat apresiasi tinggi dari para pasien dan keluarga. Pelayanan di puskesmas tersebut dinilai profesional sekaligus humanis.

‎Kepuasan ini salah satunya diungkapkan oleh Janatun (23), seorang ibu muda yang baru saja menjalani proses persalinan di fasilitas tersebut. Ia mengaku terkesan dengan keramahan petugas sejak pertama kali menginjakkan kaki di meja pendaftaran.

‎"Jujur saya sempat khawatir, tapi dari awal daftar sampai masuk ruang perawatan, semua petugasnya sangat membantu. Pelayanan bidan dan perawat di sini tidak hanya profesional secara medis, tapi juga sangat humanis. Mereka memperlakukan kami seperti keluarga sendiri, sehingga saya merasa tenang saat melahirkan," ujar Janatun dengan wajah sumringah.

‎Senada dengan Siti, tanggapan positif juga datang dari Rusmanto (45), warga Songgom, orang tua dari salah satu pasien anak yang sedang menjalani rawat inap. Menurutnya, fasilitas yang memadai dan kesigapan tenaga medis menjadi nilai tambah utama.

‎"Anak saya harus dirawat karena sakit. Yang membuat saya salut adalah kedisiplinan dan tanggung jawab petugasnya. Pemeriksaan dilakukan secara berkala dan penjelasan dokter sangat jelas. Kami tidak merasa dibeda-bedakan, semua dilayani dengan tulus, bahkan dari awal masuk tanpa ditanya administrasi, langsung ditangani, dan sampai saat inipun saya belum sempat mengurus administrasinya, Terimakasih untuk pelayanan Puskesmas Songgom," ungkap Rusmanto.

‎Berdasarkan Laporan Survei Kepuasan Masyarakat, indikator utama kepuasan pasien di Puskesmas rawat inap umumnya meliputi kemudahan prosedur, kejelasan persyaratan, serta kesopanan dan keramahan petugas.

‎Puskesmas Jatirokeh sendiri dirancang untuk menangani kasus-kasus kesehatan dengan durasi perawatan maksimal 3 hari sebelum dirujuk ke rumah sakit jika diperlukan.

Dengan adanya testimoni positif dari masyarakat, diharapkan standar pelayanan ini terus terjaga dan menjadi contoh bagi fasilitas kesehatan lainnya dalam memberikan hak kesehatan yang berkualitas bagi warga.

‎Kepala Puskesmas (Kapus) Jatirokeh, Cipto Sudrajat, Skep., Ns., MKM di temui media ini menyatakan bahwa masukan dari pasien seperti Janatun dan Rusmanto menjadi motivasi bagi seluruh staf untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat di wilayah kerjanya.

‎Cipto yang baru beberapa bulan ditugaskan di Puskesmas Jatirokeh mengaku sejak awal bertugas langsung melakukan pembenahan untuk meningkatkan pelayanan. Dalam enam bulan pertama, peningkatan kualitas layanan menjadi gebrakan awal yang ia lakukan.

‎"Jadi memang dalam 6 bulan pertama itu saya mengutamakan inovasi layanan dalam gedung, dan alhamdulilah progresnya sudah baik yaitu pelayanan rawat inap, kemudian rencana inovasi lain setelahnya adalah penanganan diluar gedung salah satunya penyakit menular terutama TB Paru,  kusta.demam berdarah, cikungunya dan lain lain," kata Kepala Puskesmas Jatirokeh, Senin, 9 Maret 2026.

‎Cipto menyampaikan, dari sejumlah sektor pelayanan yang ditingkatkan, salah satunya penambahan customer service untuk bisa mengarahkan pasien. Karyawan Puskesmas juga selalu dibriefing setiap bulan untuk memberikan pelayanan terbaik.

‎Sejak awal Januari 2026, kata Cipto, Puskesmas Jatirokeh juga telah terintegrasi melalui aplikasi E-Puskesmas guna memudahkan pasien mengakses pelayanan melalui jejaring internet.

‎Meski begitu, ia mengaku masih membutuhkan armada ambulan untuk peningkatan layanan mengingat armada saat ini kondisi sudah berumur.

"Alhamdulilah progres telah berjalan baik, namun tentu kami juga masih butuh pendukung lain untuk lebih meningkatkan pelayanan, saat ini 2 armada ambulan yang ada kondisinya kurang maksimal, mungkin sudah berumur," pungkas Kapus Jatirokeh.

‎Pantauan media, sejumlah petugas pelayanan tampak bekerja disiplin, sementara beberapa ruang rawat inap juga tampak terisi penuh. Puskesmas Jatirokeh yang berada di jalan Jatirokeh-Songgom juga memiliki sejumlah peralatan medis yang lengkap, seperti ruang laboratorium, ruang.perawatan gigi, dan lainya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Puskesmas Jatirokeh Brebes pelayanan Profesional humanis Apresiasi