KETIK, SAMPANG – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan kembali ditunjukkan oleh PC Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Sampang. Melalui kegiatan sosial tahunan, organisasi perempuan muda NU tersebut membagikan ratusan paket buka puasa kepada masyarakat, pengunjung rumah sakit, serta pengguna jalan di Kabupaten Sampang, Madura.
Ketua PC Fatayat NU Sampang, Haniatus Shofiyah, mengatakan kegiatan berbagi buka puasa merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap Ramadhan. Program tersebut menjadi bagian dari kegiatan bidang dakwah serta bidang sosial, seni, dan budaya di lingkungan organisasi.
“Berbagi takjil adalah kegiatan rutin tahunan yang selalu kami adakan setiap bulan Ramadhan. Tahun ini kami menggelar kegiatan pembagian paket buka puasa dan alhamdulillah sudah terlaksana pada 3 Maret 2026,” ujarnya, Kamis, 5 Maret 2026.
Pengurus PC Fatayat NU Sampang (Foto: Mat Jusi/Ketik.com)
Pada Ramadhan tahun ini, Fatayat NU Sampang membagikan sebanyak 300 paket makanan berbuka puasa berupa nasi goreng cumi. Menu tersebut berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang umumnya berupa paket takjil berisi kue basah.
Menurut Haniatus Shofiyah, sasaran penerima paket buka puasa meliputi penunggu dan pengunjung pasien di RSUD dr. Mohammad Zyn, pengunjung Puskesmas Banyuanyar, serta masyarakat dan pengguna jalan di sekitar Kantor PC Fatayat NU Sampang.
Ia menjelaskan, kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu keluarga pasien yang harus menghabiskan waktu di rumah sakit.
“Kami membagikan paket buka puasa kepada para penunggu atau pengunjung pasien di RSUD dan Puskesmas Banyuanyar. Harapannya bisa sedikit meringankan beban mereka yang seharusnya bisa memasak dan berbuka bersama keluarga di rumah, tetapi karena ada anggota keluarga yang sakit, mereka harus makan seadanya di rumah sakit,” jelasnya.
Haniatus Shofiyah berharap kegiatan tersebut dapat mempererat silaturahmi antara Fatayat NU Sampang dengan masyarakat sekaligus menjadi bagian dari syiar organisasi.
“Harapan kami, melalui kegiatan ini Fatayat NU Sampang dapat menjalin silaturahmi dengan masyarakat luas sekaligus menjadi perantara motto kami dalam berkhidmah di Fatayat NU, yakni menebar manfaat untuk umat,” tutupnya. (*)
