KETIK, SURABAYA – Beredar di media sosial aksi penganiayaan yang diterima dua anggota Satpol PP Surabaya saat hendak menertibkan demo buruh UMK Jatim di kawasan Bundaran Dolog Surabaya.
Kepala Satpol PP Kota Surabaya M. Fikser mengatakan, dua sosok yang viral dalam video itu adalah anggotanya. Mereka adalah AM dan satu lagi TA.
Dua anggota Satpol PP yang tergabung di dalam Tim Jolodoro ini bertugas menjaga pedestrian di rute 2.
Mereka menjaga pedestrian di sekitar Bundaran Dolog sampai Royal Plaza menggunakan sepeda angin. Ketika itu, Jalan A Yani arah masuk Kota Surabaya ditutup oleh massa aksi demonstrasi buruh yang berjumlah sekitar 5.000 orang.
Di saat itu, tepatnya di Bundaran Dolog Jalan A. Yani, ada seorang warga meminta tolong kepada AM untuk membukakan akses jalan agar bisa berangkat kerja. Kemudian, AM berinisiatif berbicara kepada salah satu pendemo untuk meminta izin membuka sedikit akses jalan.
“Namun, petugas Satpol PP ini justru diserang oleh pendemo,” kata Fikser.
Petugas Satpol PP, AM diserang hingga tersungkur karena ditendang oleh pendemo. Sedangkan satu petugas lainnya, yakni TA, diinjak-injak oleh para pendemo. Beruntung, sebagian massa aksi demonstrasi kemudian melerai kejadian tersebut.
“Akibat penyerangan itu, AM dan TA mengalami cedera. Kedua petugas tersebut saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit,” jelas Fikser.
Fisker menegaskan, pihaknya telah melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke Polrestabes Surabaya. Ia berharap, pelaku penganiayaan dapat segera ditangkap dan diadili.
"Kami buat laporan kepolisian terkait dengan kekerasan yang dilakukan kepada anggota Satpol PP. Tugas mereka (Satpol PP) membantu warga yang mau lewat tetapi tidak bisa, tidak diberikan (jalan) malah dianiaya," tegasnya.
Di tempat berbeda, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi meminta Polrestabes Surabaya segera menangkap pelaku yang menendang dua anggota Satpol PP saat demo buruh.
"Laporan ke polisi sudah, dan saya juga menyampaikan pada pak Kapolrestabes, saya memohon dan meminta untuk menjadi atensi," ujar Eri.
"Karena ini sudah perbuatan yang kebangetan. Karena Satpol PP kami pada waktu itu di belakang banyak masyarakat yang tidak bisa lewat. Sehingga, masyarakat itu melewati pedestrian. Ada yg terlambat kerja dan lain-lain, sehingga petugas Satpol PP meminta izin membuka sebentar supaya bisa lewat. Tapi ketika dibuka itulah terjadi permasalahan ini," imbuh Eri. (*)
Kasatpol PP Surabaya Kecam Aksi Penganiayaan Oknum Buruh Terhadap Anggotanya
1 Desember 2023 09:02 1 Des 2023 09:02
Dua Anggota Satpol PP Surabaya yang menjadi korban penganiayaan demo buruh UMK Jatim. (Foto: Humas Pemkot Surabaya)
Trend Terkini
11 Maret 2026 04:39
BGN Hentikan 18 Dapur SPPG MBG di Probolinggo, Berikut Daftarnya dan Respon dari Pemerintah Daerah
12 Maret 2026 13:32
Bupati Bandung Sampaikan Kabar Gembira: SE Mendikdasmen Terbit, Honor Guru P3K PW Bisa Dibayar Lewat Dana BOSP
12 Maret 2026 15:35
Penghasilan Tetap 3 Bulan Tak Cair, Ratusan Perangkat Desa Geruduk Kantor Bank Jatim Cabang Tulungagung
8 Maret 2026 17:09
Lebaran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Simak Jadwal Idul Fitri 1447 H dan Daftar Libur Panjangnya
9 Maret 2026 21:33
Transfer Dana Pusat Menyusut, Pemkab Bondowoso Blak-blakan Soal Keuangan di Hadapan Mahasiswa
Tags:
demo buruh UMK UMK Jatim penganiayaan Satpol PP Surabaya M. Fikser Tim Jolodoro Bundaran DologBaca Juga:
Diduga Aniaya Mantan Suami Istrinya, Pelaku Ditahan Satreskrim Polres Nagan RayaBaca Juga:
Dua Pemuda Ditetapkan Tersangka Atas Penganiayaan Anggota Polsek Kaliwungu KendalBaca Juga:
Pemkot Surabaya Ajak Warga Laporkan Pelanggar Kebersihan, Ada Reward Bagi PelaporBaca Juga:
Sapu Bersih! Tim Satpol PP Kota Surabaya Bongkar Trik Penjualan Miras Berkedok Teko PlastikBaca Juga:
Jamaluddin Idham Kawal Kasus Remaja yang Diduga Dianiaya Oknum TNI di Aceh BaratBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
