KETIK, BANYUWANGI – Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. menerima kunjungan Ketua Rumah Kebangsaan (RK) Banyuwangi, Moh. Hakim Said, S.H., di Mapolresta Banyuwangi, Sabtu 24 Januari 2026.
Pertemuan yang berlangsung pada Hari Jumat 23 Januari 2026 tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban. Pertemuan ini salah satu bagian dari upaya membangun komunikasi serta koordinasi strategis dengan tokoh masyarakat.
Dalam pertemuan itu, Kapolresta Banyuwangi berbagi pengalaman tugas dan sejumlah dinamika yang dihadapi selama mengemban amanah sebagai pimpinan kepolisian. Untuk itum Ia menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Pendekatan humanis adalah prinsip utama bagi kami. Polisi harus hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai abdi masyarakat yang mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan keadilan,” jelas Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan.
Tak hanya itu yang disampaikan Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, namun dia juga menambahkan bahwa, dalam membangun komunikasi yang intensif dengan tokoh masyarakat, ulama, serta elemen strategis seperti Rumah Kebangsaan (RK) Banyuwangi menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas sosial dan keamanan daerah.
“Sinergi bersama Rumah Kebangsaan (RK) Banyuwangi dan para tokoh masyarakat sangat penting. Dari dialog inilah lahir solusi bersama demi Banyuwangi yang aman, damai, dan kondusif,” tegas Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan.
Sementara itu, Ketua Rumah Kebangsaan (RK) Banyuwangi, Moh. Hakim Said, S.H., menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan sikap humanis yang ditunjukkan oleh Kapolresta Banyuwangi beserta jajarannya.
“Kami di Rumah Kebangsaan (RK) Banyuwangi sangat mengapresiasi pendekatan humanis yang dibangun Kapolresta. Pola komunikasi yang hangat dan terbuka seperti ini akan memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri,” ujar Hakim Said mantan wartawan diberbagai media online maupun cetak.
Menurutnya, Rumah Kebangsaan (RK) Banyuwangi siap menjadi mitra strategis Polresta Banyuwangi dalam menjaga keharmonisan sosial, memperkuat toleransi, serta menangkal potensi konflik di tengah masyarakat.
“Sinergi ini harus terus dirawat agar Banyuwangi tetap menjadi daerah yang rukun, aman, dan berkarakter kebangsaan. Pertemuan tersebut juga mencerminkan eratnya hubungan Polresta Banyuwangi dengan tokoh masyarakat serta para ulama se-Banyuwangi. Komunikasi lintas elemen ini juga dinilai krusial dalam membangun stabilitas kamtibmas yang berkelanjutan,” pungkas Hakim Said (*)
