Kemanunggalan TNI-Rakyat di Sumberadi Sleman, Seragam Hijau dan Kaos Oblong Bersatu Membangun Desa

12 Maret 2026 04:30 12 Mar 2026 04:30

Thumbnail Kemanunggalan TNI-Rakyat di Sumberadi Sleman, Seragam Hijau dan Kaos Oblong Bersatu Membangun Desa

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, melakukan jabat tangan komando dengan Komandan Kodim 0732/Sleman, Letkol Arh Reindi Trisetyo Nugroho, dalam upacara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Lapangan Balai Kalurahan Sumberadi, Sleman, Rabu 11 Maret 2026. (Foto: Prokompim Sleman for Ketik.com)

KETIK, SLEMAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 0732/Sleman resmi ditutup pada Rabu, 11 Maret 2026.

Upacara penutupan yang berlangsung di Lapangan Balai Kalurahan Sumberadi, Kapanewon Mlati tersebut menandai tuntasnya kolaborasi intensif selama satu bulan penuh antara personel TNI, Pemerintah Kabupaten Sleman, dan masyarakat setempat dalam mengakselerasi pembangunan di wilayah pedesaan.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, bersama jajaran Forkopimda meninjau langsung sejumlah titik pembangunan yang menjadi sasaran utama program ini.

Dalam keterangannya, Danang menegaskan bahwa keberhasilan TMMD merupakan manifestasi nyata dari konsep kemanunggalan atau bersatunya TNI dengan rakyat.

Menurutnya, budaya gotong royong yang menjadi napas dalam setiap pengerjaan proyek adalah kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan pelik di tengah masyarakat.

"Ini menunjukkan kemanunggalan TNI-Rakyat. Bila semua beban diselesaikan secara bersama-sama dan bergotong-royong, semuanya akan menuju perbaikan dan memberikan kesejahteraan," ujar Danang saat melihat langsung hasil pengerjaan di lapangan.

Ia meyakini bahwa jika setiap beban pembangunan dipikul secara kolektif, maka perbaikan kesejahteraan warga akan lebih cepat tercapai.

Cakupan pembangunan dalam TMMD kali ini menyentuh berbagai aspek kebutuhan primer warga di Dusun Konteng, Kalurahan Sumberadi.

Di sektor infrastruktur fisik, Satgas TMMD berhasil merampungkan pembangunan talud jalan di dua sisi, pembuatan jalan cor blok sepanjang 250 meter, serta perbaikan jembatan sepanjang enam meter.

Selain itu, pengerjaan teknis lainnya mencakup pemasangan bronjong, pembuatan topi talud, pemasangan tiang listrik, hingga pembenahan pagar jalan dan portal untuk meningkatkan keamanan lingkungan.

Satu aspek yang menyentuh sisi kemanusiaan dalam program ini adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni milik warga bernama Maya Estianingsih.

Keberhasilan renovasi ini adalah contoh konkret bagaimana program pemerintah dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh individu yang membutuhkan.

Sebagai simbol dari sinergi yang telah terbangun, sebuah Tugu TMMD juga didirikan di lokasi tersebut.

Sementara itu, Komandan Kodim 0732/Sleman, Letkol Arh Reindi Trisetyo Nugroho, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Sleman yang telah memberikan dukungan penuh, termasuk dalam hal pengalokasian anggaran melalui APBD.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari infrastruktur yang berdiri tegak, tetapi juga melalui sasaran non-fisik yang telah direalisasikan.

Berbagai penyuluhan telah diberikan kepada warga, mulai dari penguatan wawasan kebangsaan, bela negara, kamtibmas, hingga isu krusial seperti pencegahan perundungan dan kejahatan jalanan pada anak.

Isu kesehatan masyarakat juga menjadi prioritas dalam agenda non-fisik TMMD kali ini.

TNI dan pemerintah daerah berfokus pada percepatan penurunan angka stunting dengan meningkatkan peran Posyandu serta Posbindu untuk penyakit tidak menular.

Lurah Sumberadi, Hadi Sunyoto, menyatakan rasa syukurnya karena seluruh program yang dijalankan sangat selaras dengan aspirasi warga.

Ia berharap semangat gotong royong yang telah berkobar selama sebulan terakhir tetap terjaga demi keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Sleman.(*)

Tombol Google News

Tags:

TMMD Sengkuyung 2026 Kodim 0732/ Sleman Pemkab Sleman Pembangunan desa Gotong royong Infrastruktur Desa Penurunan stunting Sumberadi Danang Maharsa TNI Manunggal Membangun Desa