Jangan Keliru! Asal Istilah 'Mudik' Rupanya Bukan Lahir dari Tradisi Lebaran

20 Februari 2026 02:13 20 Feb 2026 02:13

Thumbnail Jangan Keliru! Asal Istilah 'Mudik' Rupanya Bukan Lahir dari Tradisi Lebaran

Keluarga pemudik yang mengendarai roda dua dalam perjalanan menuju kapal di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung, Sabtu, 5 April 2025. (Foto: Wahyu Rahmanto/Ketik.com)

KETIK, JAKARTA – Jutaan orang Indonesia setiap tahun berbondong-bondong pulang ke kampung halaman menjelang Idul Fitri. 

Kebiasaan itu begitu melekat hingga seolah-olah istilah kata "mudik" hanya milik momen Lebaran.

Padahal, tak banyak yang tahu, istilah mudik bukan lahir dari tradisi tersebut.

Mengutip Indonesia Baik milik Kementerian Komunikasi dan Informatika, kata mudik berasal dari bahasa Jawa “mulih dilik” yang berarti pulang sebentar. 

Istilah ini bermula dari kebiasaan masyarakat perantau yang kembali ke kampung halaman dalam waktu singkat.

Sementara, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mudik diartikan sebagai pergi ke udik atau pedalaman, serta pulang ke kampung halaman. 

Kata “udik” sendiri bermakna hulu atau bagian atas.

Penjelasan lain disampaikan Antropolog dari Universitas Gadjah Mada, Prof Heddy Shri Ahimsa-Putra. 

Ia menyebut mudik berasal dari kata “udik” dalam bahasa Melayu yang berarti hulu sungai.

“Berasal dari bahasa Melayu, udik. Konteksnya pergi ke muara dan kemudian pulang kampung. Saat orang mulai merantau karena ada pertumbuhan di kota, kata mudik mulai dikenal dan dipertahankan hingga sekarang saat mereka kembali ke kampungnya,” ujarnya dikutip dari situs resmi UGM.

Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga Prof Purnawan Basundoro menyebut perpindahan penduduk setelah kemerdekaan turut membentuk kebiasaan ini.

Hal itu seiring dengan meningkatnya urbanisasi masyarakat ke kota-kota besar seperti Jakarta. 

“Ini mungkin setelah kemerdekaan, setelah banyak orang mencari pekerjaan di kota. Mungkin tahun 1960-an hingga 1970-an, ketika Jakarta mulai didatangi orang dari berbagai desa,” ujarnya, dikutip dari Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur.

Sejak saat itu, istilah mudik kian melekat pada masyarakat Indonesia.(*)

Tombol Google News

Tags:

mudik asal-usul mudik sejarah mudik arti mudik lebaran idul fitri mulih dilik udik urbanisasi Tradisi Indonesia