KETIK, SURABAYA – Hari Pers Nasional (HPN) 2026, PWI Jatim bekerja sama dengan PMI Kota Surabaya menggelar donor darah yang diselenggarakan di Gedung PWI Jatim pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Terdapat 10 tim medis yang dipimpin dr. Evelyn dari Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Surabaya melakukan pendaftaran, pemeriksaan hingga pelaksanaan donor darah bagi perserta yang memenuhi standar.
Kegiatan berlangsung semarak, Para pengurus PWI serta panitia HPN 2026 menyediakan hiburan musik yang bisa dinikmati oleh seluruh peserta.
Selain itu, seluruh tim medis bersama pengurus PWI Jatim melakukan pemotongan tumpeng "Selamat HPN 2026" PWI Jatim.
"Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini mendapatkan berkah dari Allah SWT," ujar Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim.
"Ini bentuk wujud nyata pengabdian wartawan dan keluarganya untuk kemanusiaan. Jadi, tidak hanya tulisan atau pemberitaan," tambah Cak Item, sapaan akrabnya.
Donor darah PWI Jatim rutin dilakukan setiap tahun. "Lebih dari sepuluh tahun kami lakukan kegiatan seperti ini. Pesertanya dari wartaaan dan unsur mitra terkait seperti kepolisian, TNI dan lainnya," ujarnya.
Ia berterima kasih atas kerja sama PMI Kota Surabaya dan semua pihak yang mendukung, termasuk Yayasan Wings Peduli yang memberikan bingkisan bagi peserta donor darah.
Salah seorang peserta donor, Syaiful Anam sekaligus Sekretaris PWI Jatim mengaku amat terkesan. "Karena seumur hidup baru kali ini bisa donor, sebelumnya ingin donor tapi ditolak karena HB rendah," ucap dia.
Menurut dokter, HB rendah biasanya disebabkan karena kelelahan, kurang minum air putih, ngopi dan merokok. "Maklumlah, kerja jurnalis sering tak ingat waktu istirahat. Mestinya sesuai saran dokter, sebelum donor harus istirahat yang cukup hingga badan fit," tambahnya.
Menurut Abah Anam, sapaan akrabnya, donor darah merupakan salah satu bentuk amal yang ikhlas.
"Mereka yang tertolong dengan sumbangan darah kita, bahkan yang diselamatkan jiwanya, tidak dapat berterima kasih secara langsung. Tapi Allah Maha Mengetahui, semoga mendapat balasan dari-Nya," pungkasnya. (*)
