Jaga Ikon Daerah, Cak Nur dan Mas Heli Turun Langsung Panen Apel Bersama Petani

10 April 2026 11:53 10 Apr 2026 11:53

Dafa Wahyu P., Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Jaga Ikon Daerah, Cak Nur dan Mas Heli Turun Langsung Panen Apel Bersama Petani

Wali Kota Batu Nurochman dan Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto saat panen apel bersama petani di Desa Tulungrejo. (Foto: Prokopim Setda Kota Batu)

KETIK, BATU – Upaya mempertahankan apel sebagai ikon Kota Batu terus dilakukan pemerintah daerah. Salah satunya melalui kegiatan panen bersama petani di Dusun Junggo sebagai bentuk dukungan langsung terhadap sektor pertanian.

Wali Kota Batu, Nurochman, bersama Wakil Wali Kota Heli Suyanto, turun langsung ke lahan pertanian di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, untuk mengikuti panen apel bersama petani, Kamis, 9 April 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Nurochman menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan petani guna mempertahankan eksistensi apel Batu di tengah berbagai tantangan. 

Dukungan tersebut mencakup pendampingan, pembangunan infrastruktur pertanian, hingga perluasan akses pasar bagi hasil panen.

“Kami ingin menegaskan bahwa apel Batu masih ada, masih menjadi kebanggaan, dan harus terus dipertahankan. Ini juga menjadi penyemangat bagi kita semua agar tetap optimistis menjaga komoditas unggulan daerah,” ujar Cak Nur, sapaan akrabnya.

Ia mengakui, sektor pertanian di Kota Batu masih menghadapi tantangan, terlihat dari pertumbuhan yang sebelumnya hanya berada di kisaran 1,5 persen.

Karena itu, diperlukan langkah konkret melalui inovasi, peningkatan produktivitas, serta penguatan kelembagaan petani.

Selain melakukan panen, Cak Nur dan Mas Heli juga berdialog langsung dengan petani untuk menyerap berbagai aspirasi.

Sejumlah isu yang disampaikan antara lain perbaikan jalan usaha tani, ketersediaan pupuk bersubsidi, penguatan koperasi, hingga pengembangan bibit apel unggul.

Upaya tersebut menjadi penting mengingat luas lahan apel di Kota Batu mengalami penurunan signifikan, dari sekitar 3.000 hektare pada era 1980-an menjadi sekitar 700 hektare pada 2024.

Meski demikian, petani di Desa Tulungrejo tetap konsisten membudidayakan varietas apel unggulan seperti Anna dan Manalagi.

Pada lokasi panen yang dikunjungi, lahan seluas sekitar 1.200 meter persegi ditanami 200 hingga 300 pohon apel produktif, dengan potensi hasil panen mencapai sekitar 3 ton per musim.

Untuk menjaga keberlanjutan ekonomi, petani juga mengembangkan komoditas lain seperti jeruk sebagai tanaman pendukung.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Batu berharap semangat petani tetap terjaga sekaligus mendorong kebangkitan kembali komoditas apel sebagai identitas sekaligus kekuatan ekonomi daerah. (*)

Tombol Google News

Tags:

Panen Apel apel batu Wali Kota Batu Wakil Wali Kota Batu Nurochman Heli Suyanto Kota Batu