KETIK, SURABAYA – Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 2026 di Surabaya pada Sabtu, 17 Januari 2026 di GOR Gelora Pancasila.
Kejurprov ini diadakan dengan tujuan mencari bibit-bibit atlet karate berbakat, yang tak hanya mampu bersaing di level lokal, melainkan internasional.
Harapan ini disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Kejurprov INKAI Jatim 2026, Andi Irawan.
"Kami mencari juara-juara baru, Joshua-Joshua baru seperti peraih medali emas SEA Games Thailand 2025 atau Rifki-Rifki baru peraih emas Asian Games," katanya.
Ketua Pengprov INKAI Jatim, Suyanto Kasdi menambahkan, Kejurprov di Surabaya yang berlangsung mulai tanggal 17-18 Januari 2026 diikuti 1.890 atlet dari 32 kabupaten/kota serta dua afiliasi dari Akademi Angkatan Laut (AAL) dan Kodam V/Brawijaya.
"INKAI baru hadir dengan motivasi dan program baru untuk melahirkan talenta baru menggantikan seniornya," ungkap Suyanto Kasdi.
Ia menambahkan, INKAI, saat ini telah memiliki beberapa prestasi lewat atletnya, Aura Sinta.
Aura Sinta berhasil meraih medali emas pada kelas kumite +66 kilogram junior putri di Kejuaraan Asian Karate Federation (AKF) di China pada 2025 lalu.
"Mudah-mudahan kami bisa melahirkan karateka berprestasi baik nasional maupun internasional," tuturnya.
Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil yang juga hadir pada Kejurprov INKAI berharap pelaksanaan kegiatan ini bisa menjadi pemantik atlet lain untuk bisa meraih prestasi.
"Prestasi Joshua yang meraih emas di SEA Games bermula dari pembinaan berjenjang. Semakin sering bertanding, atlet akan semakin kuat beradaptasi," ungkapnya.
M Nabil juga berpesan, agar tim pemantau bakat INKAI Jatim terus melakukan seleksi secara berkala. Selain itu juga terus memonitor standar fisik atlet, seperti VO2MAX, kecepatan dan kekuatan dalam menjaring atlet potensial.
"KONI Jatim merekomendasikan cabor beladiri setidaknya melaksanakan kejuaraan tingkat provinsi empat kali setahun. Atlet tidak bisa hanya kuat di latihan, mereka harus kuat di pertandingan untuk menjadi atlet standar dunia yang memperkuat Jawa Timur," ujarnya. (*)
