KETIK, TRENGGALEK – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Trenggalek, Doding Rahmadi memberi sinyal kuat untuk peningkatan bonus para atlet peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027 mendatang. Hal ini sekaligus menjawab beberapa aspirasi terkait kesejahteraan atlet yang telah mengharumkan Trenggalek.
"Saya berharap agar Pemkab lebih mengapresiasi atlet-atlet berprestasi yang telah mengharumkan nama Trenggalek, di even regional ataupun nasional," ucapnya, Minggu 15 Februari 2026.
Doding sapaan dia menegaskan, jika melihat dari bonus yang diberikan oleh beberapa kabupaten tetangga kepada para atlet peraih medali Porprov, memang Trenggalek masih kalah mentereng. Sehingga perlu adanya evaluasi agar bisa memotivasi para atlet untuk lebih berprestasi.
"Saya akan koordinasikan bersama jajaran pengurus dan selanjutnya kita ajukan ke Pemkab. Ya paling tidak untuk peraih medali emas itu Rp 20 juta," tuturnya.
Kemudian, politisi senior PDI Perjuangan ini meminta agar Pemkab segera membuat rencana sekaligus menelorkan Perbup mengenai regulasi besaran nilai bonus atlet. "Ini merupakan salah satu cara untuk mendongkrak prestasi atlet. Tak terkecuali tetap setia membela Trenggalek di semua even," tandasnya.
Karena, dari beberapa informasi yang didapat ada beberapa atlet yang sudah pindah ke daerah lain. Padahal mereka adalah penyumbang pundi-pundi medali. Meskipun juga ada yang dikarenakan faktor usia.
"Jadi untuk merealisasikan target masuk papan tengah perlu ada formula baru, yakni tentang kesejahteraan atlet," ujarnya.
Tak hanya itu, dirinya akan melakukan evaluasi total sekaligus mencari benang merah atas terpuruknya kontingen Trenggalek pada dua gelaran Porprov.
"Sekaligus kita akan melakukan pendekatan secara persuasif ke cabang-cabang olahraga (Cabor) agar bisa mendengar secara langsung apa yang harus dilakukan untuk bisa mendongkrak prestasi," katanya.
Ia meminta kepada seluruh jajaran pengurus untuk bekerja ekstra keras dan menyatukan visi untuk memajukan olahraga Trenggalek. "Intinya kita harus keluar dari posisi juru kunci," pintanya.
Tak kalah penting lanjut dia, adalah menjaring talenta-talenta berbakat untuk bisa dijadikan tulang punggung kedepannya. "Hanya satu kata, kita harus bangkit dan bangkit," pungkas orang nomor satu DPRD Kabupaten Trenggalek (*)
