KETIK, SURABAYA – Pergantian tahun di berbagai negara kerap dirayakan dengan pertunjukan kembang api yang menjadi ciri khas masing-masing negara.
Perpaduan lokasi ikonik, konsep visual, dan pemanfaatan teknologi membuat perayaan tahun baru di sejumlah negara selalu dinantikan dan menjadi perhatian dunia.
Berikut lima negara dengan pertunjukan kembang api tahun baru paling ikonik:
1. Uni Emirat Arab (Dubai)
Dubai tidak pernah puas dengan kata "meriah". Kota ini memegang beberapa gelar Guinness World Records untuk pertunjukan kembang api terbesar dan tertinggi di dunia.
Di setiap perayaan tahun baru, Menara Burj Khalifa bertransformasi menjadi panel LED raksasa yang dipadukan dengan kembang api laser.
Pada perayaan tahun baru 2014, Dubai menyalakan lebih dari 400.000 kembang api dalam waktu hanya 6 menit, melibatkan sinkronisasi sistem komputer yang sangat rumit.
2. Australia (Sydney)
Sebagai salah satu kota besar pertama yang memasuki tahun baru, Sydney menjadi pusat perhatian global melalui siaran langsung yang ditonton lebih dari 1 miliar orang.
Tempat ikonik yang selalu menampilkan kembang api cantik nan megah ada di Sydney Harbour Bridge dan Opera House.
Fakta unik dalam perayaan tahun baru di Sidney, Australia ini persiapannya dilakukan selama 15 bulan.
Setiap ledakan dikendalikan oleh lebih dari 15 komputer untuk memastikan percikan api muncul tepat pada ketukan nada musik yang mengiringinya.
3. China (Shanghai)
Shanghai mulai meninggalkan kembang api tradisional demi kesehatan lingkungan (polusi udara), namun tetap memberikan pertunjukan yang mencengangkan.
Shanghai menjadi pelopor “Silent Fireworks” (kembang api tanpa suara ledakan keras).
Kembang api tradisional digantikan oleh visualisasi drone yang sepenuhnya digital dan ramah lingkungan. Ribuan drone dijalankan membentuk formasi 3D mulai dari sosok naga, pelari, hingga hitung mundur raksasa di atas Sungai Huangpu.
4. Prancis (Paris)
Di Paris, pertunjukan tahun baru adalah tentang estetika dan harmoni, bukan sekadar ledakan besar.
Lokasi utama kembang api merah berada pada Arc de Triomphe dan Menara Eiffel.
Berbeda dengan kota lainnya yang fokus pada kuantitas ledakan, Paris menggunakan pemetaan video (video mapping) pada monumen bersejarahnya, menciptakan ilusi optik seolah gedung-gedung tersebut bergerak sebelum kembang api puncak dinyalakan.
5. Inggris (London)
London menawarkan pengalaman audio-visual di mana suara lonceng Big Ben menjadi dirigen utama pertunjukan.
Tempat ikonik yang selalu menjadi lokasi utama perayaan tahun baru berada di London Eye dan Sungai Thames.
Sejak 2014, London mulai memperkenalkan "Multi-sensory Fireworks". Pada area tertentu, penonton tidak hanya melihat kembang api, tetapi juga bisa mencium aroma jeruk dan stroberi serta merasakan “salju” yang bisa dimakan (edible snow) yang jatuh dari langit saat kembang api meledak.(*)
