Harapan Besar KDMP di Aceh Singkil, Warga Sayangkan Minim Pelibatan Desa

4 Februari 2026 20:39 4 Feb 2026 20:39

Thumbnail Harapan Besar KDMP di Aceh Singkil, Warga Sayangkan Minim Pelibatan Desa

Pembangunan koperasi desa Merah Putih di desa Gosong Telaga Timur, Singkil Utara sedang dalam tahap pelaksanaan, warga setempat menaruh harapan besar proyek strategis berjalan maksimal. (Foto: Zaelani Bako/Ketik.com)

KETIK, ACEH SINGKIL – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai program strategis nasional yang digagas Pemerintah Pusat di bawah arahan Presiden Republik Indonesia membawa harapan besar bagi penguatan ekonomi kerakyatan di desa.

Program ini dirancang untuk mendorong kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis kemandirian, kekeluargaan, dan gotong royong.

Keberadaan gedung Koperasi Desa Merah Putih dinilai memiliki manfaat strategis, mulai dari meningkatkan ekonomi anggota, menciptakan lapangan kerja, memperkuat UMKM lokal, meningkatkan kualitas pelayanan koperasi, hingga menjadi sarana pendidikan dan pelatihan kewirausahaan. Selain itu, koperasi diharapkan menjadi wadah penguatan semangat gotong royong serta solidaritas ekonomi masyarakat desa.

Masyarakat Desa Gosong Telaga Timur (Gosteltim), Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dibangunnya gerai KDMP di wilayah mereka. Program ini dipandang sebagai langkah penting dalam memperkuat ekonomi desa dan membuka peluang baru bagi masyarakat setempat.

Namun di balik harapan tersebut, muncul pula kekecewaan dari sebagian warga terkait pola pelaksanaan pembangunan gedung koperasi. Kepala desa sebagai pembina Koperasi Desa Merah Putih di tingkat desa dinilai semestinya dilibatkan secara aktif bersama masyarakat dalam proses pembangunan.

“Aset desa berupa bangunan Posyandu dikorbankan demi memberi ruang bagi pembangunan kantor Kopdes, dengan harapan proses pembangunan dapat dikelola secara bersama dengan pihak desa agar potensi ekonomi lokal dapat diberdayakan,” kata Wakil Ketua BPKam Gosong Telaga Timur, Zaenal Abidin Simatupang, Rabu, 4 Februari 2026.

Zaenal menyampaikan, pembangunan tersebut seharusnya dapat membuka lapangan kerja bagi warga setempat. Namun dalam pelaksanaannya, tenaga kerja justru didatangkan dari luar daerah.

“Isu yang kami dengar, ada sebagian desa diberi kesempatan atau kepercayaan untuk mengelola langsung proses pembangunan KDMP. Kondisi ini menimbulkan rasa tidak adil di tengah masyarakat Gosong Telaga Timur, yang merasa hanya menjadi penonton dalam proyek strategis ini,” ujarnya, didampingi Sekretaris Desa Gosong Telaga Timur, Ridwan Agosta.

Ia menambahkan, sebenarnya desa mereka memiliki banyak tenaga kerja yang ahli di bidang bangunan, konstruksi besi, serta penyedia toko bangunan dan material seperti tanah timbun, pasir, dan koral. Potensi tersebut dinilai belum dimanfaatkan secara optimal dalam pembangunan kantor koperasi.

“Kami tidak bermaksud mendiskreditkan pihak mana pun. Aspirasi ini murni datang dari relung hati masyarakat yang berharap agar pembangunan Koperasi Desa Merah Putih benar-benar mencerminkan semangat koperasi: partisipatif, memberdayakan, dan berpihak pada ekonomi lokal,” ujar Zaenal.

Masyarakat berharap ke depan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dapat dilaksanakan secara lebih profesional, transparan, dan melibatkan potensi desa secara maksimal. Dengan demikian, koperasi ini diharapkan benar-benar menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang sekaligus pilar kuat ekonomi kerakyatan di Desa Gosong Telaga Timur.(*)

Tombol Google News

Tags:

Aceh Singkil KDMP pembangunan gedung Gosong Telaga Timur 2026 Koperasi Desa Merah Putih Ekonomi Desa Singkil Utara Proyek Strategis Nasional koperasi ekonomi kerakyatan