KETIK, ACEH SINGKIL – Aksi pencurian material berupa baut dan besi pada aset negara belakangan kian marak, sehingga warga mengkhawatirkan daya tahan Jembatan AMD di Desa Gosong Telaga Timur, Singkil Utara.
"Kami perangkat desa sengaja turun meninjau bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan unsur BPKam ke Jembatan AMD. Faktanya ada 64 baut, besi pipa, dan besi siku, ditemukan hilang dari kontruksi Jembatan," kata Zainal Abidin, wakil ketua BPKam, Gosong Telaga Timur kepada Ketik.com, Jumat, 30 Januari 2026.
Menurutnya, satu buah baut atau besi saja yang berkurang dari kontruksi sebuah Jembatan jelas akan berpengaruh kepada daya tahan.
"Masyarakat diminta untuk menjaga semua aset negara, karena itu berupa akses," ucap Zaenal.
"Ini mesti menjadi perhatian kita semua, mengingat jembatan tersebut merupakan fasilitas umum yang sangat vital bagi aktivitas masyarakat sehari-harinya. Terlebih desa ini merupakan daerah tujuan wisata domistik," terangnya.
Ridwan selaku sekretaris desa, menyampaikan bahwa menjaga aset negara adalah tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk saling mengawasi dan peduli terhadap fasilitas umum demi kepentingan bersama.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar turut menjaga jembatan ini. Siapa pun yang merusaknya berarti merugikan kepentingan kita bersama,” kata Ridwan.
Ia minta PUPR dan Perhubungan agar dapat turun langsung meninjau kondisi Jembatan AMD, untuk segera melakukan langkah perbaikan yang diperlukan.
"Kita patut mewaspadai atau curiga modus pura-pura mancing dari atas jembatan untuk melakukan dugaan pencurian aneka material jembatan seperti baut dan besi," ungkapnya. (*)
