KETIK, SURABAYA – Beredar di media sosial aksi penganiayaan yang dialami dua anggota Satpol PP Surabaya saat hendak menertibkan demo buruh UMK Jatim di kawasan Bundaran Dolog Surabaya.
Dua anggota Satpol PP yang tergabung di dalam Tim Jolodoro ini bertugas menjaga pedestrian di rute 2.
Mereka menjaga pedestrian di sekitar Bundaran Dolog sampai Royal Plaza menggunakan sepeda angin. Ketika itu, Jalan A Yani arah masuk Kota Surabaya ditutup oleh massa aksi demonstrasi buruh yang berjumlah sekitar 5.000 orang.
Di saat itu, tepatnya di Bundaran Dolog Jalan A. Yani, ada seorang warga meminta tolong kepada AM untuk membukakan akses jalan agar bisa berangkat kerja.
Kemudian, AM berinisiatif berbicara kepada salah satu pendemo untuk meminta izin membuka sedikit akses jalan.
Petugas Satpol PP, AM diserang hingga tersungkur karena ditendang oleh pendemo. Sedangkan satu petugas lainnya, yakni TA, diinjak-injak oleh para pendemo. Beruntung, sebagian massa aksi demonstrasi kemudian melerai kejadian tersebut.
Petugas Satpol PP Kota Surabaya berinisial TA mengalami patah tulang karena penganiayaan tersebut.
Sementara itu petugas Satpol PP lainnya yang berinisial AM mengalami retak tulang dada sebelah kanan.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan atensi penuh agar Polrestabes dapat segera menangkap oknum buruh yang berbuat anarkis tersebut.
"Saya juga menyampaikan pada pak Kapolrestabes, saya memohon dan meminta untuk menjadi atensi," ujar Eri Jumat (1/12/2023).
Menurutnya, penganiayaan tersebut sudah melampaui batas karena posisi anggota Satpol PP Surabaya memberikan jalan untuk masyarakat yang akan melintas.
"Karena ini sudah perbuatan yang kebangetan. Karena Satpol PP kami pada waktu itu di belakang banyak masyarakat yang tidak bisa lewat. Sehingga, masyarakat itu melewati pedestrian. Ada yg terlambat kerja dan lain-lain, sehingga petugas Satpol PP meminta izin membuka sebentar supaya bisa lewat. Tapi ketika dibuka itulah terjadi permasalahan ini," ungkap Mantan Kepala Bappeko ini.
Maka dari itu, Eri meminta agar Kapolrestabes segera menangkap pelaku, karena hal ini sangat mencoreng nama Kota Pahlawan.
"Bagaimana caranya, pelaku harus ditangkap. Karena ini preseden buruk untuk Kota Surabaya," ujar Eri.
Wali Kota Surabaya bakal menjenguk kedua anggota Satpol PP tersebut dan akan memberikan penghargaan.
"Kita harus berani berjuang utk kepentingan umat, dan tidak ngomong saja. Tidak hanya teori, tapi bisa menjalankan. Ini contoh luar biasa untuk ASN," pesan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (*)
Eri Cahyadi Minta Kapolrestabes Segera Tangkap Pelaku Penganiayaan Anggota Satpol PP Surabaya
1 Desember 2023 10:15 1 Des 2023 10:15
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)
Trend Terkini
5 Februari 2026 12:42
Kota Madiun Memanas! Kawat Berduri Mengitari Padepokan Agung PSHT Jelang Parluh Kubu R. Moerdjoko
2 Februari 2026 11:49
Dana BGN Seret, Distribusi MBG di Tuban Terganggu, 5 Dapur SPPG Tutup Sementara
3 Februari 2026 11:38
Siapkan 75.000 Porsi Makanan, Ini 6 Titik Lokasi Dapur Umum Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Kota Malang
2 Februari 2026 13:35
Tolak Parluh 2026, Ratusan Warga PSHT Berbagai Wilayah Hitamkan Alun-alun Madiun
6 Februari 2026 01:21
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan Dini Hari
Tags:
Penganiayaan Satpol PP Surabaya Demo Buruh demo buruh UMK Jatim Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dua anggota Satpol PPBaca Juga:
Eri Cahyadi Sebut Rumah Radio Bung Tomo Masuk Kategori Cagar Budaya Kelas B, Ini AlasannyaBaca Juga:
Pemkot Surabaya Teken MoU dengan 32 Kampus, Beasiswa Pemuda Tangguh Makin Berdampak LuasBaca Juga:
Kabar Gembira! Pemkot Surabaya Bantu Biaya Mahasiswa Miskin, Ini KriterianyaBaca Juga:
Putus Rantai Kapitalisme, Pemkot Surabaya Evaluasi Penerima Beasiswa Pemuda TangguhBaca Juga:
200 Becak Listrik Banjiri Balai Kota Surabaya, Eri Cahyadi Siapkan Lokasi KhususBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
