PM Australia Albanese Kunjungi Indonesia Kali Kelima, Pererat Poros Jakarta-Canberra

7 Februari 2026 08:01 7 Feb 2026 08:01

Thumbnail PM Australia Albanese Kunjungi Indonesia Kali Kelima, Pererat Poros Jakarta-Canberra

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan kerja Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 6 Februari 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo)

KETIK, JAKARTA – Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Australia semakin mesra. Presiden RI Prabowo Subianto menyambut kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) Australia, Anthony Albanese, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Pertemuan ini menjadi panggung bagi kedua pemimpin untuk mempertegas posisi mereka sebagai mitra strategis yang tak terpisahkan di kawasan Indo-Pasifik.

​Suasana hangat sangat terasa sejak awal pertemuan. Bagi Presiden Prabowo, kehadiran PM Albanese adalah momen spesial untuk membalas jamuan serupa yang ia terima saat bertandang ke Sydney, November 2025 lalu.

​“Saya sangat gembira bisa menyambut kembali sahabat saya, PM Albanese. Ini adalah balasan atas sambutan hangat yang saya terima di Australia tahun lalu,” ujar Prabowo dalam konferensi pers bersama.

Jejak Sejarah dan Ucapan Selamat

​Tak sekadar membahas urusan politik masa kini, Prabowo juga menyelipkan pesan historis. Ia mengingatkan kembali bahwa Negeri Kanguru adalah salah satu negara pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia pascaproklamasi 1945. Dalam kesempatan itu, Prabowo turut memberikan ucapan selamat Hari Australia yang jatuh pada 26 Januari lalu.

​“Australia bukan sekadar tetangga, tapi sahabat lama yang mendukung perjuangan kemerdekaan kita sejak awal,” tegasnya.

​Prioritas Utama Australia

​Di sisi lain, PM Anthony Albanese tak ragu menyebut Indonesia sebagai prioritas utama dalam kebijakan luar negerinya. Kunjungan kali ini merupakan kali kelima Albanese menginjakkan kaki di tanah air selama menjabat sebagai Perdana Menteri.

​Menurut Albanese, stabilitas dan kemakmuran Australia sangat bergantung pada hubungan baiknya dengan Jakarta.

​Keamanan Kawasan: Fokus pada stabilitas Indo-Pasifik.

​Solidaritas: Albanese menyampaikan duka mendalam atas bencana banjir dan tanah longsor yang menimpa Sumatra dan Jawa Barat baru-baru ini.

​“Tidak ada negara yang lebih penting bagi Australia selain Indonesia. Kita adalah tetangga yang saling percaya dan saling menjaga,” ungkap Albanese.

​Pertemuan di Istana Merdeka ini menjadi sinyal kuat bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo, kerja sama strategis kedua negara akan semakin solid, terutama dalam menghadapi dinamika geopolitik yang kian menantang.(*)

Tombol Google News

Tags:

indonesia australia prabowo albanese