KETIK, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi mengukuhkan pengisian sejumlah posisi strategis di lingkungan lembaga antirasuah, termasuk menempatkan mantan juru bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, sebagai Direktur Penyelidikan. Pelantikan dilangsungkan di Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan, pada hari Jumat, 20 Februari 2026.
Sekretaris Jenderal KPK Cahya Hardianto Harefa yang melantik langsung Tessa bersama lima pejabat lain di komisi anti rasuah.
Dalam prosesi tersebut, enam pejabat yang dilantik mengucapkan sumpah jabatan sekaligus membacakan fakta integritas sebagai komitmen menjaga nama baik serta marwah KPK dalam tugas kedinasan mereka. Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah berlangsung secara resmi dan dihadiri oleh jajaran pimpinan KPK.
"Saya berkomitmen untuk senantiasa menjaga kehormatan dan martabat pribadi dan marwah komisi pemberantasan korupsi dan dalam setiap sikap dan tindakan, baik di dalam maupun di luar pelaksanaan tugas kedinasan," ucap keenam pejabat saat membacakan fakta integritas, seperti dikutip dari Suara.com, jejaring media Ketik.com pada Sabtu, 21 Februari 2026.
Selain Tessa, pejabat lain yang dilantik adalah Kunto Ariyawan sebagai Direktur Pembinaan dan Peran Serta Masyarakat, Maruli Tua sebagai Direktur Koordinasi dan Supervisi, Iskandar Marwanto sebagai Kepala Biro Hukum, Taryanto sebagai Direktur Deteksi dan Analisis Korupsi, serta Budi sebagai Direktur Penuntutan. Penunjukan mereka dilakukan untuk memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan efektivitas KPK dalam menjalankan fungsi pemberantasan korupsi.
Penempatan Tessa Mahardhika Sugiarto yang merupakan lulusan Akpol 2001 di posisi Direktur Penyelidikan ini dianggap penting karena peran strategisnya dalam menangani tahapan awal penanganan perkara korupsi. Posisi ini berperan penting mulai dari pengumpulan informasi hingga membuka peluang penyidikan lebih lanjut terhadap potensi tindak pidana korupsi.
Sebelum dilantik, Tessa dikenal luas sebagai penyidik senior yang juga pernah menjabat sebagai juru bicara institusi, sehingga pengalamannya diharapkan dapat mendukung tugas barunya di unit penyelidikan.
Informasi yang dihimpun, Tessa merupakan salah satu penyidik senior yang masuk ke KPK pada tahun 2018, saat masih berpangkat Kompol. Empat tahun berselang, ia memutuskan pensiun dini dari kepolisian demi fokus mengabdi di KPK.
Sebelum menjadi pejabat definitif, Tessa merupakan Plt Direktur Penyelidika sejak Mei 2025 hingga Februari 2026. Ia menggantikan sementara pejabat sebelumnya, Endar Priantoro yang ditarik ke institusi asalnya dan kini menjadi Kapolda Kaltim.
Sekjen Cahya Hardianto Harefa dalam sambutannya menyampaikan keyakinan bahwa para pejabat yang dilantik akan melaksanakan amanah dan tanggung jawab jabatan dengan penuh dedikasi dan profesionalisme. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi internal dan peningkatan kualitas pelaksanaan tugas untuk menjawab kompleksitas tantangan pemberantasan korupsi di masa mendatang.
Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya KPK memperkuat struktur organisasi dan memastikan keberlanjutan operasional dalam menghadapi berbagai tugas pemberantasan korupsi, sekaligus menjadi momentum bagi pembenahan internal demi meningkatkan kinerja lembaga secara keseluruhan. (*)
