KETIK, MALANG – Maraknya kasus percobaan bunuh diri yang melibatkan mahasiswa di Kota Malang mendapat perhatian dari DPRD Kota Malang. Fenomena tersebut dinilai perlu ditangani secara serius melalui langkah pencegahan yang melibatkan perguruan tinggi.
Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Lelly Thresiyawati, menilai pendekatan kepada kampus menjadi salah satu langkah penting untuk menekan kasus tersebut.
Menurutnya, sosialisasi terkait kesehatan mental kepada mahasiswa perlu diperkuat di lingkungan perguruan tinggi.
“Kalau saya secara pribadi, lebih baik ada pengamanan dan ada sosialisasi ke kampus-kampus. Mungkin itu yang harus kita lebih intens lagi ke kampus-kampus. Nanti seperti apa strategi kita untuk sosialisasi,” ujar Lelly.
Ia mengatakan bahwa Komisi A DPRD Kota Malang akan terlebih dahulu mempelajari berbagai faktor yang melatarbelakangi kasus tersebut. Hal ini dinilai penting agar langkah penanganan yang diambil dapat tepat sasaran.
“Dari kami di Komisi A masih mempelajari, karena kasus ini kan begitu banyak. Kita akan menggali kenapa sampai terjadi bunuh diri pada anak-anak ini,” katanya.
Lelly juga menilai pentingnya perhatian terhadap kondisi psikologis mahasiswa sejak awal. Ia bahkan menyambut baik gagasan adanya screening kesehatan mental bagi calon mahasiswa sebelum memasuki perguruan tinggi.
“Kalau ada screening sebelum mahasiswa masuk itu bagus sekali. Baik kesehatannya maupun mentalnya, sehingga Kota Malang bisa lebih aman,” pungkasnya. (*)
