PMR Probolinggo Bagikan Takjil di Tengah Ramainya Ngabuburit

13 Maret 2026 16:20 13 Mar 2026 16:20

Thumbnail PMR Probolinggo Bagikan Takjil di Tengah Ramainya Ngabuburit

Relawan PMR bersama PMI Kota Probolinggo membagikan takjil kepada para pengendara yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. (Foto: Eko Hardianto/Ketik.com)

KETIK, PROBOLINGGO – Suasana ngabuburit di bulan suci Ramadan selalu menghadirkan pemandangan khas di berbagai daerah. Menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat biasanya memanfaatkan waktu dengan berjalan-jalan sambil berburu kuliner takjil yang banyak dijajakan di sepanjang jalan maupun pasar-pasar dadakan.

Di Kota Probolinggo, semarak ngabuburit tidak hanya diwarnai aktivitas berburu makanan berbuka, tetapi juga kegiatan sosial dilakukan para relawan muda. Palang Merah Remaja (PMR) Kota Probolinggo, turut meramaikan suasana dengan menggelar aksi berbagi takjil kepada para pengguna jalan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di depan Kantor PMI JL Soekarno-Hatta, kota setempat menjelang waktu berbuka puasa. Para anggota PMR membagikan paket takjil kepada pengendara motor, mobil, serta masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Sebelum kegiatan dimulai, para anggota PMR terlebih dahulu mendapatkan arahan dari Ketua PMI Kota Probolinggo, Mega Guntara. Dalam arahannya, ia mengingatkan para relawan muda agar tetap menjaga ketertiban dan keselamatan saat membagikan takjil kepada pengguna jalan.

Mega Guntara mengatakan, kegiatan berbagi takjil ini menjadi bagian dari upaya PMI untuk menanamkan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial kepada generasi muda sejak dini.

“Melalui kegiatan berbagi takjil ini kami ingin menanamkan nilai empati kepada anggota PMR. Ramadhan adalah momentum yang sangat baik untuk belajar berbagi dan peduli kepada sesama,” kata Mega Guntara, Kamis 12 Maret 2026.

Ia juga mengapresiasi semangat para anggota PMR yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan sosial menjadi harapan bagi masa depan gerakan kemanusiaan.

“Saya bangga melihat adik-adik PMR yang dengan penuh semangat turun langsung ke jalan untuk berbagi kepada masyarakat. Ini menunjukkan bahwa jiwa kemanusiaan mereka mulai tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

Mega Guntara, menambahkan, kegiatan sosial seperti ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat yang menerima takjil, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi para relawan muda.

“PMR bukan hanya belajar tentang pertolongan pertama, tetapi juga belajar tentang kepedulian sosial. Kegiatan seperti ini melatih mereka untuk peka terhadap kondisi masyarakat di sekitarnya,” tambahnya.

Setelah mendapatkan arahan, para anggota PMR langsung turun ke jalan untuk membagikan paket takjil kepada para pengguna jalan. Aksi sosial tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang melintas di lokasi.

Aldi, salah seorang pengendara motor mengaku senang dengan kegiatan tersebut. Menurutnya bagi-bagi takjil sangat membantu bagi mereka yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

“Senang Bang. Ini membantu kita dalam perjalanan pulang. Saya hendak balik ke Paiton. Masih jauh perjalan saya dari kota ke Paiton. Ini untuk berbuka puasa di jalan bareng istri,” katanya.  

Sementara itu, di sudut lain Kota Probolinggo, pedagang makanan musiman bermunculan menjajakan aneka hidangan takjil seperti gorengan, kolak, es buah, hingga berbagai kue tradisional.

Di kawasan JL Cokroaminoto, dan JL Pahlawan, misalnya, kehadiran pasar takjil dan pedagang kuliner Ramadhan, tidak hanya menjadi tempat masyarakat mencari makanan berbuka, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial.

Bagi para pedagang, Ramadhan, menjadi momentum untuk meningkatkan penghasilan karena tingginya permintaan makanan berbuka. Sementara bagi masyarakat, ngabuburit sambil berburu kuliner menjadi tradisi yang selalu dinantikan setiap tahunnya.

Di tengah keramaian itu, kegiatan yang dilakukan PMR Kota Probolinggo, menjadi pengingat bahwa bulan Ramadhan bukan hanya tentang menikmati hidangan berbuka, tetapi juga tentang berbagi dan menyebarkan kepedulian kepada sesama.

Mega Guntara berharap kegiatan berbagi seperti ini dapat terus dilakukan oleh para relawan muda di masa mendatang. “Kami berharap semangat berbagi ini tidak hanya dilakukan di bulan Ramadhan saja, tetapi juga menjadi bagian dari karakter para anggota PMR dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

PMI Kota Probolinggo PMR Probolinggo Berbagi Takjil Kegiatan Ramadan Relawan PMI aksi sosial Ramadan Takjil Gratis ngabuburit Probolinggo Kegiatan Kemanusiaan PMI