KETIK, MALANG – Para siswa Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) dari Sekolah Luar Biasa (SLB) ABD Negeri Kedungkandang, Kota Malang, menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial. Mereka membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat dan pengguna jalan di kawasan Jalan Ki Ageng Gribig, Kamis, 12 Maret 2026.
Paket sembako tersebut berisi mie instan, minyak goreng, gula, dan kopi yang dibagikan kepada masyarakat sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Pondok Ramadan. Agenda ini menjadi tradisi tahunan pihak sekolah untuk menyemarakkan bulan suci.
Rusmiati Junianingsih, guru SLB ABD Negeri Kedungkandang sekaligus Andalan Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) Kwarda Jawa Timur, menjelaskan keterlibatan siswa berkebutuhan khusus dalam aksi ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa berbagi dan kepedulian sosial.
“Ini dalam rangka Ramadan, seperti agenda tahun-tahun sebelumnya, kita di SLB ABD mengadakan bagi takjil yang pada kali ini merupakan sembako, jadi berupa paket sembako yang kita bagikan kepada pengguna jalan yang ada di depan sekolah kami,” ujarnya.
Pihak sekolah menggandeng Koramil dan Polsek Kedungkandang untuk membantu pengamanan selama proses pembagian sembako.
“Karena di sekolah kami berdekatan dengan Koramil Kedungkandang, maka kami bekerja sama untuk pengamanan anak-anak,” katanya.
Menurutnya, respon masyarakat yang menerima sembako sangat positif dan penuh haru.
“Luar biasa senang, karena ini posisi anak-anak yang pakai kursi roda ini tidak bisa move dengan baik, maka dibantu oleh beberapa bapak tentara yang dinas di situ bersama Polsek Kedungkandang yang turun aktif. Mereka yang menerima sembako sangat senang dan rata-rata terharu,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan berbagi seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun serta menjadi motivasi bagi sekolah luar biasa lainnya.
“Kami juga berharap bahwa kegiatan-kegiatan berbagi seperti ini bisa menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah luar biasa, khususnya bagi Pramuka Berkebutuhan Khusus yang berada di Provinsi Jatim,” pungkasnya.(*)
