Anies Baswedan Ungkap Tiga Sumber Banjir Jakarta: Dari Hulu hingga Hujan Lokal

10 Maret 2026 19:54 10 Mar 2026 19:54

Thumbnail Anies Baswedan Ungkap Tiga Sumber Banjir Jakarta: Dari Hulu hingga Hujan Lokal

Anies Baswedan menerima cendera mata usai menjadi pembicara dalam acara Bincang Plano di Universitas Brawijaya Malang, Selasa, 10 Maret 2026. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menjelaskan bahwa banjir di Jakarta tidak hanya disebabkan oleh satu faktor, melainkan berasal dari tiga sumber utama yang saling berkaitan, yakni dari hulu, pesisir laut, dan hujan lokal.

Menurut Anies, salah satu sumber banjir berasal dari air kiriman dari wilayah hulu yang mengalir melalui Sungai Ciliwung. Ia menjelaskan bahwa sungai tersebut memiliki kapasitas tertentu dalam menampung aliran air.

“Sungai Ciliwung itu kapasitas normal airnya 600 ribu meter kubik per detik. Dalam kondisi banjir, kapasitas maksimal 900 ribu meter kubik per detik. Ketika di atas 900 ribu, maka akan terjadi banjir,” ujar Anies dalam acara Bincang Plano di Universitas Brawijaya Malang.

Selain itu, banjir juga dipengaruhi oleh kondisi wilayah pesisir Jakarta. Ia menyebut kenaikan permukaan air laut serta penurunan permukaan tanah membuat kawasan pesisir semakin rentan terhadap genangan.

“Di Jakarta itu ada tiga front. Satu, aliran air dari hulu. Kemudian air dari laut karena ada peninggian permukaan air laut dan penurunan permukaan tanah. Lalu yang ketiga adalah hujan lokal,” katanya.

Sementara itu, faktor ketiga berasal dari hujan yang turun langsung di wilayah Jakarta. Beberapa kawasan yang memiliki kontur tanah rendah atau cekung lebih mudah tergenang saat curah hujan tinggi.

Anies mencontohkan sejumlah wilayah yang dulunya merupakan rawa, seperti Rawa Mangun, Rawa Buaya, dan Rawa Belong, yang kini telah berkembang menjadi kawasan permukiman. Hal ini membuat sistem penanganan air menjadi semakin penting agar genangan dapat diminimalkan.

Tombol Google News

Tags:

Anies Baswedan banjir Jakarta Sungai Ciliwung Penanganan banjir Infrastruktur Jakarta Universitas Brawijaya Bincang Plano Kota Malang