Dorong Minat Belajar Bahasa Inggris, Mahasiswa Unair Hadirkan English Step-up

22 Januari 2026 17:06 22 Jan 2026 17:06

Thumbnail Dorong Minat Belajar Bahasa Inggris, Mahasiswa Unair Hadirkan English Step-up

Kelompok mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 Universitas Airlangga berada di SDN Jatijejer Trawas. (Foto: Sholahuddin/Ketik.com )

KETIK, MOJOKERTO – Kelompok mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 Universitas Airlangga Desa Jatijejer, menyelenggarakan kegiatan English Step-up sebagai bentuk rasa tanggung jawab dalam peningkatan mutu pendidikan dasar, khususnya melalui penguatan kompetensi berbahasa inggris bagi siswa sekolah dasar.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebanyak dua kali, yakni pada Selasa, 13 Januari dan Rabu, 21 Januari 2026 di SDN Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Program English Step-up menargetkan siswa-siswi kelas empat sekolah dasar dengan penerapan metode pembelajaran interaktif. Dalam pelaksanaanya, mahasiswa menghadirkan berbagai aktivitas seperti pengenalan kosakata, nyanyian edukatif, hingga majalah dinding interaktif.

Metode ini digunakan untuk meningkatkan minat belajar sekaligus membangun kepercayaan diri siswa untuk mempelajari bahasa inggris sejak dini.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen mahasiswa Universitas Airlangga dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 tentang Pendidikan berkualitas melalui peningkatan akses dan mutu pembelajaran, serta SDGs 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan melalui kolaborasi antara mahasiswa dan pihak sekolah dalam pengembangan pendidikan dasar.

Penanggung jawab program Revo Haedar Elmirza menyampaikan bahwa English Step-up dirancang tidak hanya untuk sekedar menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa-siswi.

"Saya berharap melalui kegiatan ini, siswa-siswi dapat lebih termotivasi dan tertarik dalam mempelajari bahasa inggris, mengingat bahasa tersebut merupakan bahasa international yang penting untuk dikuasai sejak dini," ungkap Revo

Dalam kesempatan yang sama, Nayla Nafi Andini mengungkapkan bahwa perancangan kegiatan pembelajaran ini menjadi tantangan tersendiri baginya sebagai penanggung jawab program.

"Sejak awal, kami sangat memikirkan bagaimana cara menyampaikan pembelajaran agar siswa tidak merasa bosan. Menyusun kegiatan yang tetap menyenangkan sekaligus mudah dipahami menjadi tantangan tersendiri bagi kami," ujar Nayla.

Pihak sekolah dan guru SDN Jatijejer menyambut baik pelaksanaan kegiatan English Step-up dan berharap program serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang.

Upaya bersama antara mahasiswa dan sekolah dasar ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan pendidikan serta mendukung pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.(*)

Tombol Google News

Tags:

kabupatenmojokerto Mojokerto uniarsurabaya gusbarra dokterrizal