KETIK, SURABAYA – Striker anyar Persebaya, Bruno Paraiba tak kunjung turun ke lapangan. Ia tercatat baru satu kali bermain, sebagai pemain pengganti dan mencetak gol debut pada laga melawan PSIM Yogyakarta pada Minggu, 25 Januari 2026.
Setelah laga tersebut, mantan pemain Cheonan City, Klub kasta dua Liga Korea Selatan itu malah parkir. Ia tak kunjung merumput membela Bajul Ijo hingga pekan ke-21 lalu.
Absennya Bruno Paraiba ini jelas membuat suporter Persebaya, Bonek dan Bonita penasaran dengan kondisi fisiknya.
Dokter Persebaya, Ahmad Ridhoi, ketika ditemui Ketik.com di area mixed zone usai laga lawan Bhayangkara FC, Sabtu 14 Februari 2026 menjelaskan kondisi pemain asal Brasil tersebut.
"Dia (Bruno Paraiba) memang mengalami sedikit kendala, sedikit masalah sejak pertama kali kemarin. Tapi Alhamdulillahnya, pada pertandingan pertama kemarin bisa dan cetak gol. Tapi disayangkan, dia memang butuh istirahat," jelasnya.
Sampai kapan pemain bertinggi badan hampir dua meter itu comeback? Ahmad Ridhoi belum bisa memastikan. Ia dan tim dokter lainnya di Persebaya terus melakukan pemantauan.
"Ya kami lihat evaluasi per hari, Insyaallah dalam waktu dekat bisa kembali," bebernya.
Selain Bruno Paraiba, Ahmad Ridhoi juga menjelaskan kondisi Malik Risaldi yang pada laga lawan Bhayangkara FC juga absen. Menurutnya cedera mantan pemain Madura United itu tidak lepas akibat padatnya jadwal pertandingan.
"Kalau Malik ini karena jadwal yang padat sehingga dia memang butuh recovery lebih panjang. Terus untuk next-nya mungkin bisa lebih preparing dia untuk pertandingan selanjutnya," ucap dia.
Sementara itu, Pelatih Persebaya Bernardo Tavares belum memastikan kapan Bruno Paraiba kembali merumput. Ia dan tim dokter terus melakukan pemantauan.
"Tapi saya tidak akan mengeluh. Kami tetap akan bermain dengan 11 pemain tersedia," tutur pelatih asal Portugal tersebut. (*)
