Hilal di Jawa Timur Tak Terlihat, Kemenag Laporkan Hasil ke Pemerintah Pusat

17 Februari 2026 19:44 17 Feb 2026 19:44

Thumbnail Hilal di Jawa Timur Tak Terlihat, Kemenag Laporkan Hasil ke Pemerintah Pusat

Ilustrasi - Pemantauan Rukyatul Hilal. (Foto: Laman Kemenag RI)

KETIK, SURABAYA – Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur (Kemenag Jatim) mengumumkan, hasil rukyatul hilal yang dilakukan di 21 lokasi di Jatim pada Selasa 17 Februari 2026, hasilnya hilal belum terlihat.

Berdasarkan keterangan resmi Kemenag Jatim yang diterima Ketik.com, posisi hilal berasa di ufuk sehingga belum memenuhi kriteria imkanur rukyat yang ditetapkan oleh Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MAMBIS), yaitu tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

Tim Kemasjidan dan Hisab Rukyatul Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Jatim mencatat, saat matahari terbenam tinggi hilal masih berada pada posisi negatif (di bawah ufuk mar'i) dengan elongasi yang belum memenuhi batas minimal.

"Berdasarkan hasil pemantauan di 21 titik lokasi di Jawa Timur, hilal tidak terlihat karena posisinya masih berada di bawah ufuk. Dengan demikian bulan Sya'ban digenapkan menjadi 30 hari," kata Kakanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar.

Hasil rukyatul hilal dari daerah telah dilaporkan secara berjenjang kepada Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), sebagai bahan dalam Sidang Isbat penetapan awal Ramadan 1447 H di Jakarta.

“Penetapan resmi 1 Ramadan 1447 Hijriah tetap menunggu pengumuman Menteri Agama Republik Indonesia melalui Sidang Isbat. Kami mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk menunggu dan mengikuti keputusan pemerintah,” imbuhnya.

Dengan hasil tersebut, secara hisab awal Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, namun kepastian awal puasa tetap menunggu hasil Sidang Isbat Pemerintah.

Sementara itu, saat ini Kemenag RI masih mengadakan konferensi pers untuk mengumumkan kapan awal Ramadan 1447 H/2026 Masehi. (*)

Tombol Google News

Tags:

Rukyatul Hilal hilal Kemenag Jatim awal puasa puasa Ramadan Ramadan 2026