KETIK, SIDOARJO – Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungpeluk, Kecamatan Candi, Sidoarjo, mengadu ke Bupati Sidoarjo. Akibat penggarapan proyek rumah pompa Kedungpeluk, berbagai kerusakan terjadi. Jalan, lapangan, taman. Belum jelas siapa yang akan memperbaiki.
Pengaduan warga tersebut disampaikan secara tertulis kepada Bupati Subandi. Pemdes mengirim surat tertanggal 23 Februari 2026 dengan nomor 000/23/438.7.2.7/2026. Intinya, memberitahukan sejumlah kerusakan sebagai dampak proyek Rumah Pompa Kedungpeluk.
Apa saja kerusakan yang dilaporkan?
Pertama, jalan paving desa selebar 4 meter. Panjang 140 meter. Posisinya ada di jalan tangkis, Desa Kedugpeluk
RT 005 RW 001.
"Kami berharap kerusakan segera diperbaiki. Agar bisa dilewati seperti sedia kala waktu Hari Raya Idul Fitri nanti," kata H Saikun, salah seorang warga Desa Kedungpeluk.
Kondisi jalan yang berlumpur di sebelah timur proyek Rumah Pompa Kedungpeluk. (Foto: Istimewa)
Kedua, plengsengan dan saluran air di Lapangan Sepak Bola Desa Kedungpeluk. Panjang kerusakan 50 meter.
Ketiga, jalan paving menuju tempat pemilahan sampah desa di RT 001 RW 001. Lebar jalan 5 meter dan panjang 140 meter.
Keempat, pagar besi tempat pemilahan sampah desa RT 001 RW 001. Lebar pagar yang rusak sekitar 4
meter.
Kelima, plengsengan sawah TKD sepanjang 140 meter.
Keenam, pagar dan tanaman di sekitar Taman Jogoreso, wilayah RT 001 RW 001, Desa
Kedungpeluk. Lokasi tersebut ditempati kegiatan pembesian oleh kontraktor
pelaksana.
Ketujuh, jalan utama dari lokasi rumah pompa
menuju Desa Kalipecabean masih penuh dengan lumpur dan belum dibersihkan. Akibat pengangkutan
tanah dari sungai di sekitar rumah pompa keluar desa.
Pemdes Kedungpeluk juga khawatir. Apabila rumab pompa nanti sudah beroprasi, tanggul TKD dan beberapa rumah warga yang ada di sekitar RT 005 RW 001 utara rumah pompa berjarak kurang lebih 50 meter akan ikut tergerus. Sebab, belum terdapat
plengsengan ataupun paravet.
"Maka dari itu kami mengharap dengan hormat Bapak Bupati dapat memperhatikan dan menegur kontraktor pelaksana supaya ada perbaikan dari
kerusakan tersebut."
Begitu, antara lain, isi surat yang ditandatangani Kepala Desa Kedungpeluk Madenan. Pemdes Kedungpeluk berharap segera ada solusi. (*)
