Proyek Rumah Pompa Kedungpeluk Sidoarjo Diawasi Setiap Hari

28 Januari 2026 09:42 28 Jan 2026 09:42

Thumbnail Proyek Rumah Pompa Kedungpeluk Sidoarjo Diawasi Setiap Hari

Pekerja pembangunan Rumah Pompa Kedungpeluk sedang mengerjakan filter bar screen di dekat lokasi proyek pada Selasa (27 Januari 2026). (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)

KETIK, SIDOARJO – Kontraktor pelaksana proyek Rumah Pompa Kedungpeluk boleh lega. Meski lantai dasar bendungan pengendali banjir tersebut selesai, progres pengerjaan konstruksi akan terus dipantau. Hari per hari diawasi. Tanggal 14 Februari, proyek harus selesai.

”Kalau pekerjaan sesuai target, harus selesai tepat waktu. Saya minta paling lambat 14 Februari 2026 semuanya sudah selesai,” tegas Bupati Subandi saat melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke lokasi proyek tersebut pada Selasa siang (27 Januari 206).

Deadline dari Bupati Subandi itu benar-benar menjadi perhatian serius Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM SDA) Sidoarjo M. Mahmud. Bupati Subandi selesai sidak. Mahmud dan tim teknis Dinas PU Bina Marga Sidoarjo serta kontraktor pelaksana dan pengawas terlihat melakukan rapat.

Mereka duduk melingkar. Membahas rencana penuntasan proyek Rumah Pompa Kedungpeluk. Sebab, waktu penyelesaian tinggal 17 hari lagi. Dan, waktu pengerjaan proyek tersebut sudah diperpanjang 50 hari dari waktu kontrak yang seharusnya berakhir pada 26 Desember 2025 lalu.

Padahal, banyak pekerjaan yang tidak kalah vital yang harus segera dituntaskan. Di antaranya, pemasangan pompa air, penyaring sampah (filter bar screen), maupun pintu besi dam. Ada tiga pintu yang dipasang di sana.

Foto Bupati Subandi  saat melihat langsung kondisi proyek Rumah Pompa Kedungpeluk ditemani Kepala Dinas PU BM SDA Sidoarjo M. Mahmud. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)Bupati Subandi saat melihat langsung kondisi proyek Rumah Pompa Kedungpeluk ditemani Kepala Dinas PU BM SDA Sidoarjo M. Mahmud. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)

Di dekat lokasi proyek Rumah Pompa Kedungpeluk, terlihat tiga pekerja sedang menggarap filter bar screen. Filter itu merupakan penyaring mekanis yang terbuat dari jajaran besi. Fungsinya adalah menghilangkan benda padat besar agar tidak masuk dan merusak pompa air. 

”Kalau pompa, informasinya sudah siap dipasang,” kata seorang peserta pertemuan yang berlangsung di deck proyek rumah pompa. Pemasangan pompa direncanakan dilaksanakan pada 9 Februari mendatang.

Tidak hanya pekerjaan pemasangan pompa dan pintu air yang harus dituntaskan. Ada pekerjaan pelengsengan di bagian atas antara pintu air yang lama dengan Rumah Pompa Kedungpeluk yang sedang digarap. Posisinya ditarik lurus dari selatan utara atau atas ke bawah. Ukurannya lebih lebar di kanan dan kiri.

Akankah selesai? Kinerja kontraktor pelaksana dan kontraktor pengawas bakal selalu dipantau oleh tim teknis Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM SDA) Sidoarjo. Masing-masing wajib melaporkan pekerjaannya setiap hari.

”Evaluasi besar dilakukan pada 5 Februari mendatang,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Bupati Subandi melakukan sidak sampai 3 kali ke proyek Rumah Pompa Kedungpeluk, Kecamatan Candi. Dua kali sidak, pada November dan Desember 2025 lalu, Bupati Subandi marah.

Progres proyek lambat. Permintaannya agar lantai bawah diselesaikan lebih dulu tidak dipenuhi. Saat itu, Bupati Subandi bahkan menyatakan kontraktor pelaksana bakal di-black list. Tidak boleh dapat pekerjaan lagi di Pemkab Sidoarjo.

Pada Selasa (27 Januari 2026), lantai bawah Rumah Pompa Kedungpeluk akhirnya selesai. Tinggal pembersihan-pembersihan tanah maupun materia lain di area proyek. Setelah itu, pada 14 Februari 2026, Rumah Pompa Kedungpeluk diharapkan dapat berfungsi. (*)

 

Tombol Google News

Tags:

Rumah Pompa Kedungpeluk Bupati Subandi Kecamatan Candi Dinas PU BM SDA sidodarjo