KETIK, MALANG – Guna menjaga kondusivitas keamanan dan mengantisipasi kemacetan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026, Polresta Malang Kota mendirikan sejumlah pos pengamanan (Pospam), pos pelayanan (Posyan), hingga pos pantau di titik-titik strategis.
"Kami siapkan tiga pos pengamanan, yaitu di Simpang Tiga Universitas Brawijaya (UB) Jembatan Jalan Soekarno-Hatta, Exit Tol Madyopuro, dan Alun-Alun Merdeka. Sedangkan untuk pos pelayanan, berada di Jalan Trunojoyo atau depan Stasiun Malang," ujar Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, pada Selasa, 10 Maret 2026.
Selain itu, Polresta Malang Kota juga menyiapkan pos pantau di beberapa titik berbeda. Meliputi Pos Pantau Graha Kencana, Pos Pantau depan Gedung Malang Creative Center (MCC), Pos Pantau Landungsari, Pos Pantau Kacuk Barat, Pos Pantau Jembatan Kedungkandang dan Pos Pantau 12-0 yang berada di dekat Alun-Alun Merdeka.
Kombes Putu Kholis mengungkapkan antisipasi kemacetan tidak hanya diterapkan saat arus mudik, tetapi juga mencakup arus balik dan momen libur Idulfitri.
"Mobilitas atau pergerakan di Malang Raya ini luar biasa, dengan Kota Batu sebagai tujuan wisata yang akan banyak dikunjungi silih berganti oleh masyarakat," tambahnya
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Rio Angga Prasetyo, menuturkan pos-pos tersebut diletakkan di beberapa titik dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi.
Sebagai contoh, Pospam Simpang Tiga UB Jembatan Soehat didirikan untuk mengantisipasi kepadatan arus menuju Kota Batu. Sementara Pospam Alun-Alun Merdeka berfungsi memantau aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan dan tempat ibadah di jantung kota. Adapun pos pantau disiagakan untuk memonitor arus lalu lintas dari arah Kabupaten Malang maupun Kota Batu yang masuk ke wilayah kota.
"Apabila ada kemacetan, maka personel yang bersiaga di pos pantau akan melakukan pengaturan lalu lintas," jelasnya.
AKP Rio menambahkan pihaknya berencana menyiapkan layanan BBM Mobile di pos pengamanan dan pelayanan. Layanan ini ditujukan untuk membantu pemudik yang mengalami kendala kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan.
"Terkait penyiapan BBM Mobile, kami lihat situasinya terlebih dahulu. Kami akan melihat apa yang dibutuhkan oleh masyarakat dan insyaallah bisa kami fasilitasi," tandasnya. (*)
