KETIK, BREBES – Bank Sampah Rangkul Ceria di Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, menjadi solusi pengelolaan sampah plastik yang efektif. Sampah plastik jenis apapun bisa ditukar dengan uang, membuat warga semakin semangat mengumpulkan sampah plastik.
Direktur Bank Sampah Rangkul Ceria, Nur Isnawati, mengatakan bahwa sampah kiriman dari warga terlebih dulu ditimbang sesuai jenisnya. Kemudian akan ditukar dengan uang yang besarannya sesuai dengan volume sampah. "Kami berikan reward, untuk sampah botol plastik Rp 3500 per kg, kemudian yang jenis plastik es, kresek, bekas bungkus kopi, jajanan dan sejenisnya dihargai Rp 400 per kg," ujarnya, Rabu 8 April 2026.
Sampah plastik yang diterima beragam, mulai dari bekas air minum, plastik kemasan makanan, bumbu dapur, jajanan, plastik es, sampai tas kresek. Nur Isnawati meneruskan, sengaja menampung sampah jenis itu karena memang sulit untuk pembuangannya. Rencananya, plastik es, tas kresek dan bekas bumbu dijual di pabrik paving block.
Bank Sampah Rangkul Ceria di Brebes memiliki sistem pembayaran non-cash, dan hasilnya akan dicatat di buku nasabah. Uang akan dicairkan saat hari raya.
Warga setempat, seperti Nasiroh dan Siti Rohilah, merasa semangat mengumpulkan sampah plastik karena harga jualnya naik. Kades Randusanga Kulon, Afan Setiyono, menyatakan bahwa bank sampah membantu mengurangi sampah plastik hingga 25%. (*)
