Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik di Kota Malang Naik Drastis

5 April 2026 15:01 5 Apr 2026 15:01

Thumbnail Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik di Kota Malang Naik Drastis

Masyarakat saat membeli kemasan plastik di toko milik Harley yang terletak di Pasar Bunulrejo Kota Malang, Minggu, 5 April 2026. (Foto: Kukuh/ Ketik.com)

KETIK, MALANG – Eskalasi konflik di Timur Tengah mulai berdampak terhadap perekonomian masyarakat Indonesia. Salah dampak adalah melejitnya harga kemasan plastik di pasaran.

Fenomena itu sudah mulai dirasakan di Kota Malang, harga kemasan plastik, khususnya kantong kresek, meroket hingga 50 persen. Hal tersebut dibenarkan langsung oleh pedagang kemasan plastik di Pasar Bunulrejo, Harley.

"Betul, sudah naik semua dan kenaikannya sampai 50 persen. Contohnya kantong kresek jumbo yang biasa kita jual Rp26 ribu per pak kini harga kulakan ambil dari distributor sudah Rp45 ribu dan bisa dibilang kenaikan harganya ngeri sekali," jelasnya kepada ketik.com, Minggu, 5 April 2026.

Harley menjelaskan bahwa kenaikan harga tidak hanya menyasar kantong kresek, tetapi juga merembet ke jenis kemasan plastik lainnya. Sulitnya pasokan membuat pedagang harus memesan terlebih dahulu ke distributor.

"Kalau kita mau ambil barang, mesti pesan dulu ke pihak distributor. Tetapi, beberapa hari lalu kami terpaksa cancel order kemasan plastik karena harganya sudah naik terlalu tinggi," ungkapnya. 

Harley kini gencar melakukan sosialisasi kepada para pelanggan tetapnya agar mereka tidak terkejut dengan perubahan harga yang drastis.

"Kami juga harus sosialisasi ke konsumen, terutama yang rutin tiap hari beli di tempat kami. Kalau enggak dikasih tahu, takutnya konsumen juga kaget dengan adanya kenaikan harga plastik ini," jujurnya.

Harley mengaku, kenaikan harga plastik ini sudah terjadi sejak dua minggu sebelum Lebaran. Untuk kenaikannya, tidak terjadi secara bertahap melainkan langsung meroket. 

"Beberapa konsumen ada yang menganggap kenaikan harga plastik ini karena memanfaatkan momen Lebaran, padahal harga kulaknya saja sudah tinggi sehingga terpaksa kami menaikkan harga. Bahkan sampai sekarang, harganya masih belum stabil dan diperkirakan masih akan naik lagi," bebernya. 

Dirinya mengungkapkan kenaikan harga plastik ini terjadi bukan karena momen Lebaran. Melainkan, akibat dampak eskalasi konflik yang terjadi di Timur Tengah yaitu perang antara Amerika Israel dengan Iran. 

"Dari informasi yang saya dengar, karena perang antara Amerika Israel dengan Iran dan Selat Hormuz ditutup sehingga banyak kapal tidak bisa melintas. Sedangkan biji plastik yang menjadi bahan utama, harus impor dari luar negeri," terangnya. 

Dampak dari adanya kenaikan harga plastik ini, juga membuat Harley harus memutar otak untuk bertahan. Bahkan, ia terpaksa tidak menambah stok barang jualannya karena harganya sudah terlalu tinggi apabila dijual kembali.

"Jadi, kami jual stok yang masih ada. Sebagian stok sudah ada yang kosong seperti wadah thinwall dan kami belum berani kulakan. Karena harga dari distributor sudah tinggi dan kami juga enggak mau berisiko," tandasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Harga Plastik Meroket Kantong Kresek Kota Malang Pasar Bunulrejo Dampak Konflik Timur Tengah malang plastik Timur Tengah