Yayasan Hans Satya Dharma Bantah Terima ID Mitra BGN, Sebut Investor Tak Tepati Janji Pendanaan

12 Januari 2026 18:15 12 Jan 2026 18:15

Thumbnail Yayasan Hans Satya Dharma Bantah Terima ID Mitra BGN, Sebut Investor Tak Tepati Janji Pendanaan

Ketua Umum Yayasan HSD Jawa Tengah, Turnya, S.H., M.H. (Foto: Makroni/Ketik com)

KETIK, BREBES – Yayasan Hans Satya Dharma (HSD) Jawa Tengah menegaskan bahwa hingga saat ini belum mendapatkan ID Mitra dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Yayasan HSD Jawa Tengah, Turnya, menyusul beredarnya informasi yang simpang siur di masyarakat dan internal yayasan.

‎Turnya mengungkapkan bahwa ketidakjelasan status ID Mitra BGN tersebut bukan disebabkan kelalaian pengurus, melainkan dipicu oleh tidak terealisasinya pendanaan yang dijanjikan investor, yang sebelumnya menyampaikan komitmen akan mengucurkan dana hingga puluhan miliar rupiah.

‎"Kami perlu luruskan ke publik, sampai hari ini Yayasan Hans Satya Dharma Jawa Tengah belum memiliki ID Mitra Badan Gizi Nasional. Ini fakta. Salah satu faktor utamanya adalah janji pendanaan investor yang tidak pernah terealisasi sejak bulan Mei 2025, padahal nominal yang dijanjikan sangat besar," tegas Turnya.

‎Turnya juga mengungkapkan adanya dugaan kuat bahwa sejumlah calon pengelola dapur telah mengeluarkan dana dalam jumlah sangat besar, bahkan mencapai ratusan juta rupiah, yang diduga diserahkan kepada pembina sekaligus investor bersama Sekretaris Jenderal, dengan iming-iming percepatan operasional dapur.

‎"Kami menerima banyak keluhan dari calon pengelola yang mengaku telah menyetor dana besar. Namun hingga kini, dapur tidak jalan, operasional tidak ada, dan statusnya tidak jelas," ujarnya.

‎Pihak Yayasan Buka Ruang Klarifikasi

‎Pihak pengurus Yayasan HSD Jawa Tengah kini membuka ruang klarifikasi secara terbuka, baik kepada sekjen maupun pihak-pihak lain yang diduga terlibat, sekaligus mengumpulkan bukti dan aduan dari para calon pengelola dapur.

‎"Kami berkepentingan melindungi masyarakat agar tidak terus dirugikan termasuk para kontraktor. Jika tidak ada itikad baik untuk menjelaskan dan mempertanggungjawabkan, maka langkah hukum akan kami tempuh," tegas Turnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Yayasan Hans Satya Dharma ID Mitra BGN investor Pendanaan Jual Beli Titik Dapur Yayasan HSD Jawa Tengah. ‎