Tumbang dari Persikoba, Pelatih Persekam: Pemain Absen 6, Persikoba Lebih Beruntung

24 Januari 2026 18:52 24 Jan 2026 18:52

Thumbnail Tumbang dari Persikoba, Pelatih Persekam: Pemain Absen 6, Persikoba Lebih Beruntung

Pelatih Persekam Kabupaten Malang, Dwi Karyawanto (tengah) dan gelandang Persekam, Dicky Budi Kurniawan, saat konferensi pers. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Persekam Kabupaten Malang harus mengakhiri langkahnya di Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026 usai menelan kekalahan dari Persikoba Kota Batu. Hasil tersebut membuat Persekam gagal melaju ke babak delapan besar sekaligus memastikan tiket ke putaran nasional.

Pada laga penentuan yang digelar di Stadion Brantas, Kota Batu, Sabtu, 24 Januari 2026. Persekam tampil disiplin, tapi harus menyerah dengan skor tipis 0-1. Kekalahan ini menjadi penentu gugurnya Persekam dari persaingan Grup II fase 16 besar.

Pelatih Persekam Kabupaten Malang, Dwi Karyawanto, menilai pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi dan kualitas permainan yang menarik. Ia mengakui Persikoba tampil sedikit lebih beruntung pada laga tersebut.

“Alhamdulillah, tensi pertandingan sangat luar biasa dan enak ditonton. Permainan kedua tim bagus, kepemimpinan wasit juga baik. Namun hari ini Persikoba memang lebih beruntung,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa Persekam menghadapi keterbatasan komposisi pemain pada laga krusial tersebut. Enam pemain inti dipastikan absen akibat sanksi skorsing dan akumulasi kartu, kondisi yang cukup memengaruhi performa tim.

“Kami sudah memaksimalkan pemain yang ada. Enam pemain inti tidak bisa bermain, empat karena skorsing dan dua akibat akumulasi kartu. Situasi ini jelas berpengaruh besar, apalagi stok pergantian pemain juga sangat terbatas,” jelasnya.

Meski demikian, Anto menilai keseimbangan permainan tetap terjaga, meskipun pengalaman pemain senior di lapangan sangat minim.

“Secara permainan sebenarnya tidak terpaut jauh, tetapi absennya pemain inti sangat terasa. Pemain senior kami di lapangan tinggal satu orang,” imbuhnya.

Senada, gelandang Persekam Kabupaten Malang, Dicky Budi Kurniawan, mengaku kecewa dengan hasil akhir pertandingan. Ia menyebut timnya sejatinya masih memiliki peluang lolos meski hanya butuh skor imbang.

“Kami masih menjaga asa, karena hasil seri saja sebenarnya sudah cukup untuk lolos. Tapi mungkin Dewi Fortuna belum berpihak kepada kami. Di awal babak kedua kami sedikit lengah dan itu menjadi penentu,” kata Dicky.

Mengakhiri kompetisi musim ini, Dicky berharap Persekam Kabupaten Malang dapat tampil lebih baik pada musim mendatang. Ia menegaskan target awal tim sejatinya adalah menembus putaran nasional.

“Ini rumah saya sendiri, jadi harapannya tahun depan Persekam bisa lebih baik lagi. Target awal kami memang lolos ke nasional, tapi hasil kali ini harus kami terima dengan lapang dada,” pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Persekam Kabupaten Malang Liga 4 Jatim Persikoba Kota Batu