KETIK, SURABAYA – Gerakan Tutup Mulut (GTM) sering terjadi pada anak. Biasanya hal ini banyak penyebabnya, seperti sakit, demam, tumbuh gigi, bahkan mengalami hipersensitif terhadap makanan.
Kendati demikian, bagi sebagian orang tua melihat anak GTM stres lantaran buah hatinya enggan untuk makan. Padahal banyak penyebabnya.
Bagi orang tua, ada baiknya untuk mengatasi anak GTM, dilansir dari Halodoc.
1. Porsi sesuai
Saat baru belajar makan, anak pastinya tidak bisa langsung menerima dalam jumlah banyak. Maka dari itu hindari memberikan porsi makan yang berlebihan.
Memaksa si kecil menghabiskan makanan bisa menimbulkan keengganannya untuk membuka mulut. Berikan saja secukupnya atau sesuai dengan kemampuan makan anak.
2. Tidak memberikan gadget saat makan
Sebisa mungkin hindari memberikan gadget atau hal-hal yang membuat si kecil mengalami distraksi ketika makan.
Fokuskan anak untuk melihat makanannya, sehingga ia tahu kapan bermain dan kapan waktunya makan.
3. Buat suasana makan menyenangkan
Cara mengatasi anak GTM dengan membuat suasana makan menyenangkan. Hindari memaksa anak makan saat ia menolaknya. Sebaliknya, tawarkan kembali beberapa saat kemudian.
Selain itu jangan sampai ibu memarahi anak saat tidak mau makan, hal ini justru membuat suasana makan jadi semakin tidak menyenangkan untuknya. Ibu bisa menyiasati dengan mengajak anak makan bersama di meja makan sambil mengobrol ringan.
4. Camilan pas
Ibu sebaiknya tidak memberikan camilan yang berlebihan pada anak di sela waktu makan. Pilih camilan yang kaya nutrisi dan berikan secukupnya, seperti yoghurt dan roti.
5. Tidak memberi makan menjelang tidur
Pastikan ibu tidak memberi makan si kecil menjelang waktu tidur. Alasannya, anak pasti menolak karena saat mengantuk ia akan rewel.
Jika anak mengantuk tetapi belum makan, ibu bisa memberikan camilan agar perutnya tidak terlalu lapar.
Jangan lupa, sebisa mungkin buatlah waktu makan yang teratur dan konsisten setiap harinya. Jadi, anak juga mengetahui kapan waktu makan pagi, siang, dan malam. (*)
