Atraksi Barongsai di Rest Area Heritage Banjaratma Jadi Magnet Wisatawan dan Pendongkrak UMKM

18 Februari 2026 00:34 18 Feb 2026 00:34

Thumbnail Atraksi Barongsai di Rest Area Heritage Banjaratma Jadi Magnet Wisatawan dan Pendongkrak UMKM

Atraksi barongsai dan naga yang dimainkan marga Tionghoa (Foto: Makroni/Ketik.com)

KETIK, BREBES – Pengelola Rest Area Heritage KM 260B Banjaratma menggelar pertunjukan barongsai sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kunjungan pelancong sekaligus mendongkrak pendapatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Event budaya ini terbukti efektif menarik ribuan pengunjung yang melintasi jalur tol untuk singgah dan berbelanja.

‎"Jadi ini sudah yang kedua kalinya gelar event barongsai, kami kerjasama dengan paguyuban Tionghoa yang ada di Brebes melalui Pak Dhani pemilik toko telor asin YES, "kata Dina Yunanda, Direktur PT PP Sinergi Banjaratma, sekaligus pengelola rest area KM 260B Banjaratma, Selasa 17 Februari 2026.

"Ini sekaligus untuk memeriahkan hari Imlek tahun 2026, untuk menghibur para pengguna jalan tol yang istirahat di rest area KM 260B Banjaratma dan warga sekitar, gratis," imbuhnya.

‎Dina Yunanda menyatakan bahwa atraksi barongsai serta berbagai event lainnya merupakan bagian dari komitmen pengelola dalam memberikan pengalaman berbeda bagi pengguna jalan tol.

Dengan adanya hiburan ini, diharapkan pelancong tidak hanya sekadar beristirahat, tetapi juga tertarik untuk mengeksplorasi fasilitas lengkap yang tersedia.

‎Rest area yang menempati bekas pabrik gula peninggalan Belanda ini menawarkan fasilitas unggulan yang jarang ditemukan di tempat peristirahatan lain.

‎Rest area Banjaratma menawarkan berbagai fasilitas seperti Hotel (Swiss-Belexpress) untuk beristirahat, ada kolam renang, serta kafe yang nyaman.

Terdapat juga area wisata sejarah, bekas pabrik gula yang kental dengan nuansa arsitektur industri kolonial pada tahun 1908 serta tempat ibadah yang representatif.

‎Di rest area KM 260B Banjaratma, Hotel (Swis-Belexpres) juga disediakan menu makanan yang mudah di pesan hanya dengan barcode, dan menu makanan yang tersedia adalah olahan produk UMK, serta lahan parkir yang sangat luas, mampu menampung ribuan kendaraan pribadi, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung.

‎Direktur berharap inisiatif ini dapat meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produk-produk lokal yang dijajakan oleh sekitar 200 UMKM binaan di lokasi tersebut.

‎"Harapannya adalah UMKM yang ada di sini, ada sekitar 200 UMKM akan meningkat penjualannya dengan banyaknya pengunjung yang hadir dan melihat pertunjukan barongsai," tegasnya.

‎Di momen Imlek ini, para pelaku UMKM juga ikut meramaikan acara dengan memberikan angpao kepada pengunjung di tiap tenant.

‎Dina menjelaskan saat ini sekitar 70% rest area diisi oleh pelaku UMKM terutama UMKM lokal guna mendukung perputaran ekonomi daerah.

‎Dari itu ia tidak bosan mengingatkan pelaku UMKM untuk terkait hospitality. Karyawan dan karyawatinya harus memakai pakaian yang seragam rapi, agar rest area ini UMKMnya naik kelas.(*)

Tombol Google News

Tags:

Heritage KM 260B Banjaratma Rest area Barongsai PP Sinergi Banjaratma. Imlek.