Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Sadarestuwati Ajak Yayasan Aisyiyah Patianrowo Nganjuk Dukung Pendidikan Anak

28 Januari 2026 05:25 28 Jan 2026 05:25

Thumbnail Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Sadarestuwati Ajak Yayasan Aisyiyah Patianrowo Nganjuk Dukung Pendidikan Anak

Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati (kedua kiri) saat menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Yayasan Aisyah Patianrowo Nganjuk. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.com)

KETIK, NGANJUK – Anggota Komisi IV DPR RI, Sadarestuwati, mengajak masyarakat dan pengurus Yayasan Aisyiyah Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, untuk mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi menjaga persatuan dan memperkuat masa depan bangsa.

Ajakan tersebut disampaikan Sadarestuwati saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang dirangkai dengan pertemuan bersama para orang tua dan wali siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP) di lingkungan Yayasan Aisyiyah Patianrowo.

Kegiatan ini diikuti oleh para siswa, wali murid, serta pengurus yayasan yang selama ini aktif mendukung akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu pada Minggu, 28 Desember 2025.

Sadarestuwati yang akrab disapa Mbak Estu menegaskan, Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika tidak boleh berhenti sebagai konsep atau hafalan semata, tetapi harus diwujudkan dalam sikap, perilaku, dan praktik kehidupan bermasyarakat.

“Keberagaman adalah kekuatan bangsa. Empat Pilar Kebangsaan menjadi pedoman agar kita tetap rukun, saling menghargai, dan bergotong royong di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks,” ujar Mbak Estu.

Ia juga menekankan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang bangsa. Melalui Program Indonesia Pintar (PIP) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), negara hadir untuk memastikan anak-anak tetap mendapatkan akses pendidikan tanpa terkendala faktor ekonomi.

“Melalui PIP, negara berupaya mencegah anak-anak putus sekolah. Namun pendidikan tidak hanya soal bantuan, melainkan juga pembentukan karakter yang berlandaskan nilai persatuan, keadilan, dan kepedulian sosial,” katanya.

Menurut Sadarestuwati, tantangan pendidikan masih dirasakan di berbagai daerah, terutama terkait pemerataan akses dan keberlanjutan pendidikan hingga jenjang menengah atas. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, yayasan, dan orang tua menjadi kunci agar anak-anak dapat menyelesaikan pendidikan secara utuh.

Ia pun mengajak para orang tua dan pengurus Yayasan Aisyiyah untuk memanfaatkan program beasiswa pendidikan secara maksimal serta terus mendampingi anak-anak dalam menempuh pendidikan.

“Pendidikan adalah warisan terbaik bagi anak, cucu, dan generasi penerus. Dengan pendidikan yang baik dan nilai kebangsaan yang kuat, kita menyiapkan masa depan bangsa yang lebih berdaya saing,” pungkasnya.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Empat Pilar Kebangsaan sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan, khususnya bagi anak-anak penerima manfaat Program Indonesia Pintar di Kabupaten Nganjuk. (*)

Tombol Google News

Tags:

sadarestuwati DPR RI Empat Pilar Kebangsaan Pendidikan Anak pendidikan nganjuk aisiyah nhanjuk Berita Nganjuk mbak estu PDIP Jombang pdip nganjuk