KETIK, MALANG – Momen lebaran selalu identik dengan kebersamaan keluarga dan sajian khas di meja makan. Namun, di balik kenikmatan hidangan seperti opor ayam, rendang, dan sayur lodeh, masyarakat harus waspada terhadap risiko peningkatan kolesterol akibat makan makanan berlemak secara berlebihan.
Pada saat Idul Fitri, beragam jenis makanan enak biasanya tersedia dalam jumlah banyak. Seperti Makanan manis, gurih, berminyak, sampai bersantan merupakan bagian dari tradisi yang tidak dapat diabaikan saat berkumpul dengan keluarga dan teman-teman.
Meski demikian, mengonsumsi makanan secara berlebihan, terutama yang mengandung santan, sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan berbagai isu kesehatan. Kandungan lemak dalam santan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam aliran darah jika dikonsumsi secara berlebihan.
Agar kesehatan terjaga selama lebaran, masyarakat dianjurkan untuk mengatur porsi makanan. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah mengonsumsi buah sebelum menikmati makanan berat. Cara ini membantu mengurangi rasa lapar karena perut sudah terisi makanan dengan kalori lebih rendah.
Dengan mengonsumsi buah terlebih dahulu, rasa kenyang akan datang lebih cepat sehingga konsumsi makanan tinggi kalori dapat lebih terjaga.
Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk memilih hidangan yang lebih sehat. Beberapa pilihan yang cenderung lebih ringan termasuk sop, soto atau rawon.
Dengan mengurangi konsumsi makanan bersantan dan mengatur pola makan, masyarakat bisa tetap menikmati sajian lebaran tanpa mengesampingkan kesehatan. (*)
