Dari Pengusaha Muda ke Legislatif, Jejak Politik Djoko Prihatin di DPRD Kota Malang

13 Maret 2026 19:48 13 Mar 2026 19:48

Thumbnail Dari Pengusaha Muda ke Legislatif, Jejak Politik Djoko Prihatin di DPRD Kota Malang

Wakil Komisi A DPRD Kota Malang, Djoko Prihatin. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

KETIK, MALANG – Langkah menuju dunia politik tidak selalu harus melalui jalur kader partai sejak usia muda. Hal ini dibuktikan oleh Djoko Prihatin, Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Malang dari Partai Golkar. Baginya, inisiatif berpolitik justru lahir dari sektor bisnis.

Memulai karier sebagai wirausahawan muda, ia mulai terjun ke dunia politik pada 2016. Kini, ia dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Malang periode 2024-2029.

Ia menceritakan bahwa minatnya terhadap dunia politik bermula dari ajakan seorang sahabat yang kala itu menjabat sebagai Ketua Umum di Kota Malang. Ajakan tersebut membuka jalan bagi Djoko untuk bergabung dengan Partai Golkar sebagai representasi dari kalangan pengusaha muda.

"Saya diajak oleh sahabat saya adalah Ketua Umum di Kota Malang. di sana itu saya perwakilan sebagai dari pengusaha muda untuk bisa bergabung," ujar Djoko kepada ketik.com.

Setelah bergabung, kontribusinya langsung mendapat respons positif dari jajaran pengurus. Ia kemudian dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Bendahara III DPD Partai Golkar Kota Malang. Sejak saat itu, ia mengaku kian tekun mendalami dinamika politik serta fungsinya dalam pembangunan daerah.

Djoko berpendapat bahwa pengalaman sebagai pengusaha memberikan sudut pandang unik dalam memahami politik. Baginya, dunia bisnis dan politik adalah dua hal yang saling berkelindan.

"Karena latar belakang saya pengusaha, dan pengusaha tidak bisa dilepaskan dengan dunia politik. Jadi saya menemui kedua duanya," ungkapnya.

Sebagian bagian dari pengurus utama partai yang menjabat sebagai bendahara, ia juga memiliki kewajiban untuk terlibat dalam kompetisi politik, termasuk mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif.

Sebagai bagian dari pengurus inti partai, ia merasa memiliki kewajiban untuk terlibat dalam kompetisi elektoral. Meski sempat mencalonkan diri pada Pemilu 2019, langkahnya saat itu belum maksimal karena fokusnya masih terbagi dengan pengembangan bisnis, termasuk pendirian SPBU di Surabaya.

"2019, saya mencoba untuk maju, tapi di sana saya masih mencoba-coba, belum menekuni secara serius. Karena saya juga saat itu sedang membuka SPBU di Surabaya. Jadi saya fokus dulu untuk pengembangan usaha saya," kenang Djoko.

Memasuki Pemilu 2024, Djoko memantapkan diri untuk bertarung dengan lebih serius. Keputusan tersebut membuahkan hasil manis. Ia sukses meraih dukungan masyarakat dan terpilih sebagai anggota legislatif.

"Di 2024 saya itu menekuni pemilihan legislatif dari kursi Partai Golkar. Dan Alhamdulillah saya mendapat respons yang baik dan diberikan amanah sebagai wakil ketua Komisi A DPRD Kota Malang," tuturnya.

Ia berharap latar belakangnya sebagai pengusaha dapat menjadi modal kuat dalam menjalankan fungsi pengawasan dan legislasi, khususnya dalam mendukung kebijakan yang memajukan tata kelola pemerintahan di Kota Malang. (*)

Tombol Google News

Tags:

Komisi A DPRD Kota Malang Djoko Prihatin Golkar Kota Malang Golkar DPRD Kota Malang malang