Diapresiasi BASARNAS! Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Atas Dukungan Operasi Penyelamatan Korban Reruntuhan Al Khoziny

22 Maret 2026 15:07 22 Mar 2026 15:07

Thumbnail Diapresiasi BASARNAS! Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Atas Dukungan Operasi Penyelamatan Korban Reruntuhan Al Khoziny

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima piagam penghargaan dari Basarnas RI atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam operasi penyelamatan korban reruntuhan bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima piagam penghargaan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam operasi penyelamatan korban reruntuhan bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Kabupaten Sidoarjo.

Penghargaan dengan Nomor: PP-237/OPS.02.04/II/BSN-2026 tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Basarnas RI Mohammad Syafii pada Minggu, 22 Maret 2026.

Usai menerima penghargaan, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa apresiasi tersebut bukanlah milik pribadi, melainkan untuk seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyelamatan.

“Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, melainkan untuk seluruh tim yang bekerja di lapangan. Ini juga menjadi bentuk penghormatan bagi para korban dan keluarga yang terdampak,” ujar Khofifah.

Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat, mulai dari tim SAR, relawan, tenaga medis, hingga TNI-Polri yang telah bekerja tanpa kenal lelah dalam proses evakuasi dan penyelamatan korban.

“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh tim SAR, relawan, tenaga medis, TNI-Polri, serta semua pihak yang telah menunjukkan dedikasi dan ketulusan luar biasa dalam proses penyelamatan,” imbuhnya.

Khofifah juga menekankan bahwa peristiwa di Ponpes Al Khoziny menjadi pelajaran penting bagi semua pihak mengenai urgensi penguatan sistem penanggulangan bencana secara menyeluruh dan terintegrasi.

“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya mitigasi, kesiapsiagaan, hingga penanganan pascabencana yang terintegrasi,” katanya.

Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus hadir dalam setiap tahapan penanganan bencana, mulai dari upaya mitigasi, tanggap darurat, hingga pemulihan.

“Kami akan berupaya untuk terus mendampingi masyarakat, tidak hanya saat tanggap darurat, tetapi juga dalam proses pemulihan agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Basarnas RI Mohammad Syafii menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam berbagai operasi kemanusiaan yang dilakukan selama ini.

"Terima kasih atas dukungan Pemprov Jatim, khususnya Ibu Gubernur Khofifah yang selalu hadir dan memberi perhatian khusus dalam setiap penanganan bencana. Bahkan dalam situasi darurat, beliau terus memantau tanpa mengenal waktu, memastikan proses penyelamatan berjalan optimal,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyatakan dukungannya terhadap usulan Gubernur Khofifah terkait penguatan edukasi kebencanaan sejak dini di lingkungan sekolah.

"Menurut kami ini peluang yang sangat baik dalam rangka menyiapkan budaya safety sejak dini. Apa yang disampaikan Ibu Gubernur sangat bagus dan relevan dengan kebutuhan ke depan,” ujar Syafii.

Menurutnya, Jawa Timur berpotensi menjadi daerah percontohan dalam pengembangan program edukasi kebencanaan secara lebih luas.

"Leading sector untuk inisiatif besar ini harus dimulai dari Jawa Timur. Kami melihat kesiapan dan komitmen yang kuat dari Pemprov Jatim,” tuturnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Gubernur Khofifah penghargaan Alkhoziny Basarnas jatim